Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Nelayan Jangan Melaut, BMKG Imbau Warga Waspadai Tinggi Gelombang Perairan Wilayah Kepulauan

📅 Sabtu, 19 Agu 2023, 00:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Nelayan Jangan Melaut, BMKG Imbau Warga Waspadai Tinggi Gelombang Perairan Wilayah Kepulauan Doc: ANTARA/Karel A Polakitan
Ket. BMKG mengimbau masyarakat pengguna transportasi laut berhati-hati apabila melakukan aktivitas di wilayah perairan dengan ketinggian gelombang maksimal 2,5 meter tersebut.

Manado - Nelayan jangan melaut, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan warga mewaspadai tinggi gelombang perairan wilayah kepulauan hingga beberapa hari ke depan.

"BMKG mengeluarkan peringatan dini tinggi gelombang hingga 20 Agustus 2023 mendatang," kata Koordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG Stasiun Maritim Bitung, Ricky D Aror di Manado, Jumat.

Ricky menjelaskan, pada umumnya angin bertiup dari arah tenggara - barat daya dengan kecepatan antara delapan hingga 20 knot.

Tinggi gelombang antara 1,25 meter hingga 2,5 meter (sedang), kata Ricky, berpeluang terjadi di perairan timur Kabupaten Kepulauan Sangihe, serta perairan selatan Kabupaten Kepulauan Talaud.

Selanjutnya, perairan timur Kabupaten Kepulauan Sitaro, perairan Bitung-Likupang, perairan selatan Sulawesi Utara serta Laut Maluku.

"Warga dapat memanfaatkan informasi ketinggian gelombang melalui kanal-kanal informasi yang disediakan BMKG," ujarnya.

BMKG juga mengimbau masyarakat berhati-hati apabila melakukan aktivitas di wilayah perairan dengan ketinggian gelombang maksimal 2,5 meter tersebut.

Dia juga mengingatkan warga memperhatikan risiko tinggi gelombang terhadap keselamatan pelayaran, untuk perahu nelayan misalkan berhati-hati dengan kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter.

Kapal tongkang, kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang 1,5 meter, sementara kapal Fery, kecepatan angin lebih dari 21 Knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter.

Sedangkan untuk kapal kategori besar, harap memperhatikan kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4,0 meter.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

50 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.