Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemilu Berpotensi Pacu Pertumbuhan Ekonomi

📅 Rabu, 16 Agu 2023, 06:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemilu Berpotensi Pacu Pertumbuhan Ekonomi Doc: istimewa

JAKARTA - Pemilihan umum (pemilu) 2024 berpotensi mendorong pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Sebab, memasuki masa kampanye pada kuartal IV-2023, belanja pemerintah bakal meningkatkan konsumsi domestik.

"Di paruh kedua tahun ini, belanja pemerintah yang lebih tinggi serta mulai bergulirnya dana dari anggaran Pemilu dapat meningkatkan konsumsi domestik, yang diharapkan mendukung pertumbuhan PDB Indonesia," kata Chief Economist & Investment Strategic PT Manulife Asset Manajemen Indonesia Katarina Setiawan dalam acara webinar Market Update: No Harsh Landing di Jakarta, Selasa (15/8).

Selain itu, lanjutnya, anggaran untuk kampanye pemilu 2024 juga menjadi anggaran terbesar dibandingkan masa pemilu sebelumnya.

Seperti diketahui, untuk mempersiapkan Pemilu dan Pemilihan serentak pada 2024, kebutuhan anggaran mencapai total 102,8 triliun rupiah dengan rincian 76,6 triliun rupiah dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan 26,2 triliun rupiah dari APBD. Pendanaan tersebut berasal dari empat tahun anggaran 2022-2025.

Sementara itu, pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal II-2023 mencapai 5,17 persen secara tahunan (yoy), lebih tinggi ketimbang capaian pada kuartal I-2023 sebesar 5,03 persen. Hingga akhir tahun, pemerintah menargetkan pertumbuhan di level 5,3 persen.

Kinerja perekonomian Indonesia pada kuartal II ditopang oleh kinerja konsumsi rumah tangga dan konsumsi pemerintah yang masing-masing mencatatkan pertumbuhan 5,2 persen dan 10,62 persen.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan capaian tersebut tak terlepas dari dukungan APBN. Misalnya, upaya pengendalian stabilitas harga serta program-program perlindungan sosial yang tetap dijaga kuat sehingga mampu meningkatkan daya beli masyarakat.

Konsumsi Meningkat

Dorongan terhadap daya beli masyarakat juga dilakukan melalui pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji ke-13 yang pada akhirnya berkontribusi dalam mendongkrak kinerja konsumsi rumah tangga.

Selain itu, APBN juga mendukung berbagai kegiatan operasional pemerintah, seperti persiapan Pemilu 2024, penyelenggaraan ASEAN Chairmanship, serta layanan birokrasi dan administrasi pemerintahan lainnya. Dukungan APBN membuat konsumsi pemerintah pada kuartal II-2023 mampu naik signfikan dan berkontribusi sebesar 7,5 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Tak hanya dari sisi konsumsi, APBN juga menopang kinerja investasi atau Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) melalui dukungan terhadap beragam program, contohnya keberlanjutan pembangunan Program Prioritas Nasional (PSN). APBN juga turut mengambil andil dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan pemeliharaan aset lainnya. Berbagai dukungan tersebut berkontribusi dalam meningkatkan performa PMTB hingga 4,6 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.