- Home
-
- Luar Negeri
-
- Dampak Kebakaran Hutan, Je...
Dampak Kebakaran Hutan, Jepang Beri Bantuan Kemanusiaan 2 Juta Dolar AS untuk Hawaii
Rabu, 16 Agu 2023, 21:56 WIBTokyo - Dampak kebakaran hutan. Pemerintah Jepang pada Rabu mengatakan akan memberikan bantuan kemanusiaan senilai dua juta dolar AS (sekitar Rp30,5 milyar) kepada Hawaii untuk membantu memperbaiki kerusakan akibat kebakaran yang baru terjadi di pulau Maui dengan jumlah korban melewati 100 orang.
Bantuan tersebut, diberikan melalui organisasi seperti Palang Merah Amerika, ditujukan bagi keamanan lokasi evakuasi, pengiriman makanan, dan dukungan psikologis bagi mereka yang terdampak kebakaran yang terjadi pada 8 Agustus itu, selain kebutuhan lainnya.
"Jepang dan Hawaii telah menjalin hubungan pertemanan selama bertahun-tahun dan terlibat pertukaran aktif di beberapa bidang," kata Menteri Luar Negeri Yoshimasa Hayashi kepada wartawan.
Dari total bantuan, sebanyak $1,5 juta (sekitar Rp23 milyar) akan diberikan kepada Palang Merah Amerika, dan sisanya akan diberikan melalui organisasi nirlaba Japan Platform yang berbasis di Tokyo.
Hayashi juga menjanjikan dukungan Tokyo yang berkelanjutan "menuju pemulihan segera" dari wilayah yang porak poranda.
Kementerian Luar Negeri telah menerima laporan bahwa rumah beberapa warga Jepang di Maui mengalami kerusakan, namun belum ada konfirmasi lebih lanjut tentang bahaya yang dialami warga Jepang, kata Hayashi.
Menurut konsulat jenderal Jepang di Honolulu, ratusan warga negara Jepang bermukim di pulau tersebut.
Langkah dukungan Pemerintah Jepang diumumkan setelah otoritas setempat mengatakan pada Selasa jumlah korban tewas akibat kebakaran di Maui mencapai 106 jiwa.
Kebakaran itu menjadi bencana alam paling mematikan di Amerika Serikat sejak kebakaran pada 1918 menewaskan ratusan jiwa di Minnesota, menurut laporan media AS.
Dalam wawancara televisi yang disiarkan pada Senin, Gubernur Hawaii Josh Green mengatakan sekitar 1.300 orang masih belum ditemukan setelah kebakaran. Pemerintah negara bagian mengatakan pada Selasa telah melakukan pencarian di sekitar 32 persen area yang terdampak.
Diperkirakan akan dibutuhkan $5,52 miliar (sekitar Rp 84,3 trilyun) untuk membangun kembali daerah yang terkena dampak di Lahaina, dimana sebagian besar bangunan yang terdampak adalah pemukiman, menurut keterangan Badan Manajemen Darurat Federal AS.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Karhutla Tak Kunjung Padam, MUI Ajak Gelar Shalat Istisqa Agar Hujan Turun
-
Mendikdasmen Abdul Mu'ti Dorong Literasi 3S untuk Siapkan Generasi Emas 2045.
-
Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
-
BNPB: 209,78 Hektare Lahan Terbakar di Kalimantan dan Sumatra Masih Proses Pemadaman
-
Truk dan Bus Tak Bisa Sembarangan Antre Mengisi BBM, Macet di Makassar Mulai Terurai
-
Karhutla Meluas, BMKG Deteksi Lonjakan 2.671 Titik Panas di Sumatera
-
Polda Metro Jaya Bantu Padamkan Kebakaran 26 Gudang di Tangerang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.