Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ida: Kemnaker Miliki Tantangan Wujudkan Indonesia Maju 2045

📅 Selasa, 15 Agu 2023, 06:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ida: Kemnaker Miliki Tantangan Wujudkan Indonesia Maju 2045 Doc: kemnaker.go.id

Sepanjang 76 tahun usianya, Kementerian Ketenagakerjaan memiliki dinamika tantangan tersendiri, di mana sekarang ini, Kemnaker memiliki tantangan yang luar biasa dalam menghadapi bonus demografi serta mewujudkan Indonesia Maju pada tahun 2045.

"Begitu luar biasanya tantangan kita, ditambah lagi dengan adanya percepatan digitalisasi," ujar Menaker Ida Fauziyah saat memberikan sambutan pada peringatan HUT ke-76 Kemnaker, bertajuk "Kemnaker Mengabdi dan Melayani", di Jakarta, Minggu (13/8)

Disebutkan Menaker, tantangan yang luar biasa dapat dihadapi dengan gagah berani, jika mampu membangun soliditas di internal Kemnaker, serta dapat berkolaborasi dengan seluruhstakeholders(pemangku kepentingan) yang lain.

"Jadi kegiatan ini adalah perwujudan kita untuk membangun solidaritas, membangun persaudaraan, dan membangun sinergitas," ucap Ida Fauziyah.

Menaker Ida menambahkan, dengan semangat HUT ke-76 Kemnaker, dan HUT ke-78 Kemerdekaan Indonesia, Kemnaker dapat menjawab seluruh tantangan terutama tantangan ketenagakerjaan.

Sebelumnya saat memberikan kuliah umum di Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Kota Gorontalo, Kamis (10/8), Menaker Idamengungkap bonus demografi di Indonesia bisa mengantarkan Indonesia menjadi negara maju.Bonus demografi ini diperkirakan akan melesat naik hingga di tahun 2035 mendatang.

"Bonus demografi ini hanya sedikit negara yang mengalami. Jadi kita patut bersyukur," kata Ida serayamengatakan bahwaIndonesia menargetkan menjadi negara maju pada 2045 atau saat Indonesia berumur tepat 100 tahun.

Pada acara HUT ke-76 Kemnaker itu, turut dihadiri Menteri Ketenagakerjaan periode Maret 1998-Mei 1998, Theo L Sambuaga; Menteri Ketenagakerjaan periode 1999-2000, Bomer Pasaribu; Menteri Ketenagakerjaan periode 2005-2009, Erman Soeparno; dan Menteri Ketenagakerjaan periode 2014-2019, Hanif Dhakiri. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.