Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gawat, Seluruh Wilayah Kabupaten Buleleng Siaga Kekeringan

📅 Selasa, 15 Agu 2023, 00:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gawat, Seluruh Wilayah Kabupaten Buleleng Siaga Kekeringan Doc: ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Ket. Arsip Foto - Lahan mengering di wilayah Gianyar, Bali, Minggu (25/6/2023).

Denpasar - Gawat, Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar menyampaikan bahwa seluruh wilayah Kabupaten Buleleng berstatus siaga kekeringan dengan jumlah hari tanpa hujan sedikitnya 31 hari.

Koordinator Bidang Data dan Informasi BBMKG Wilayah III Denpasar I Nyoman Gede Wiryajaya di Denpasar, Bali, Senin, menyampaikan bahwa peluang wilayah Kabupaten Buleleng mengalami curah hujan 20 milimeter per dasarian di atas 70 persen.

Ia mengatakan bahwa selain wilayah Kabupaten Buleleng, ada tujuh kecamatan di wilayah Provinsi Bali yang statusnya siaga kekeringan.

Kecamatan yang statusnya siaga kekeringan yakniKecamatan Pupuan di Tabanan, Kecamatan Kintamani di Bangli, Kecamatan Denpasar Barat dan Denpasar Selatan di Denpasar, KecamatanSukawati di Gianyar, serta Kecamatan Bebandem dan Karangasem diKarangasem.

Di samping itu, menurut BBMKGWilayah III Denpasar, ada 12 wilayah yang statusnya waspada kekeringan dengan jumlah hari tanpa hujan sedikitnya21 hari.

Wilayah kecamatan yang statusnya waspada kekeringan yakniMelaya, Pekutatan, Selemadeg Barat, Kuta Utara, Kuta, Kuta Selatan, Denpasar Utara, Denpasar Timur, Blahbatuh, Rendang, Abang, dan Nusa Penida.

Sementara itu, Kecamatan Kubudi Kabupaten Karangasemsejak Juli 2023 masuk status awas kekeringan karena mengalami 92 hari tanpa hujan.

BBMKGmemperkirakan selama 21 sampai 31 Agustus 2023 peluang wilayah Bali mengalami curah hujan lebih dari 50 milimeter per dasariankurang dari 10 persen.

Selama 1 sampai 10 September 2023, peluang terjadicurah hujan lebih dari 50 milimeter per dasarian di wilayah Selat, Manggis, Sidemen, dan sekitarnya 10 sampai 20 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

57 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.