Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Usut Tuntas, Jaksa Sita Puluhan Dokumen Dugaan Korupsi Penerangan Jalan Lhokseumawe

📅 Sabtu, 12 Agu 2023, 00:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Usut Tuntas, Jaksa Sita Puluhan Dokumen Dugaan Korupsi Penerangan Jalan Lhokseumawe Doc: ANTARA/Dedy Syahputra
Ket. Ruangan perbendaharaan Kantor DPKD Kota Lhokseumawe dijaga ketat saat penggeledahan terkait kasus dugaan korupsi penggelapan pajak penerangan jalan di Kota Lhokseumawe, Aceh, Jumat (11/8/2023).

Banda Aceh - Usut tuntas, Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Lhokseumawe, Aceh, menyita puluhan dokumen dari hasil penggeledahan di beberapa ruangan di Kantor Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Lhokseumawe terkait kasus dugaan korupsi penggelapan pajak penerangan jalan dengan kerugian negara mencapai Rp3,4 miliar.

Kepala Kejaksaan Negeri Lhokseumawe Lalu Syaifudin, Jumat, mengatakan penggeledahan itu merupakan proses dalam rangkaian penyidikan dalam kasus dugaan korupsi penggelapan pajak penerangan jalan tahun anggaran 2018-2022 dengan kerugian negara mencapai Rp3,4 miliar.

"Adapun arang-barang yang ditemukan dan diamankan di antaranya berbagai dokumen yang terkait dengan perkara ini. Ada beberapa ruangan di kantor tersebut yang dilakukan penggeledahan," kata Lalu di Lhokseumawe.

Ia menjelaskan pihaknya juga telah mengirimkan surat panggilan kepada saksi-saksi yang akan diperiksa terkait kasus tersebut dan akan mulai diperiksa pada hari Senin (14/8) mendatang.

"Banyak saksi yang akan diperiksa, termasuk mantan wali kota dan Pj wali kota serta mantan Kepala BPKD periode 2018-2022," katanya.

Sebelumnya, Kejari Lhokseumawe menemukan indikasi korupsi pajak penerangan jalan (PPJ) Kota Lhokseumawe tahun anggaran 2018 hingga 2022 dengan kerugian negara mencapai Rp3,4 miliar.

Lalu Syaifudin mengatakan bahwa kerugian negara mencapai Rp3,4 miliar dari dugaan korupsi PPJ tersebut masih hitungan sementara atau estimasi dari tim penyidik.

"Kasus ini baru masuk tahap penyidikan, untuk kepastian nilai kerugian negara, kami masih mengajukan penghitungan kepada ahli atau auditor," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

35 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

44 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.