Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

TMMD Ke-117 Berhasil Tingkatkan Infrastruktur Desa di Perbatasan

📅 Jumat, 11 Agu 2023, 21:05 WIB | Oleh:
TMMD Ke-117 Berhasil Tingkatkan Infrastruktur Desa di Perbatasan Doc: ANTARA/HO-Pemkab Nunukan
Ket. Ilustrasi - Jajaran Kodam VI/Mulawarman, Korem 092/Maharajalila, Pemkab Nunukan, dan Polres Nunukan berfoto bersama pada momen penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-117 di Desa Harapan, Kecamatan Sebuku, Kabupaten Nunukan, Kamis (10/8/2023).

TANJUNG SELOR -- Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-117 telah berakhir dan berhasil meningkatkan sejumlah infrastruktur desa di perbatasan Indonesia-Malaysia, tepatnya Desa Harapan, Kecamatan Sebuku, Kabupaten Nunukan.

"TMMD ini telah berlangsung selama 30 hari dengan capaian progres pekerjaan fisik dan nonfisik sudah 100 persen," kata Kepala Staf Daerah Militer (Kasdam) VI/Mulawarman Brigjen TNI Susilo, dalam keterangan yang diterima di Nunukan, Jumat.

TMMD di wilayah operasi di Kabupaten Nunukan dimulai pada 12 Juli. Saat penutupan pada Kamis (10/8), dihadiri Komandan Resor Militer (Danrem) 092/Maharajalila Brigjen TNI Ari Estefanus, Wakil Bupati Nunukan H. Hanafiah dan Dandim 0911/Nunukan Letkol Inf. Albert Frantesca Hutagalung.

TMMD di Desa Harapan meliputi peningkatan badan jalan sepanjang 6.850 meter, pembukaan, penimbunan, dan pengerasan jalan sepanjang 800 meter, pemasangan siring sepanjang 350 meter, pemasangan box culvert(gorong-gorong) di satu titik, dan pemasangan gorong-gorong pada empat titik.

Kemudian, pembangunan rumah dua unit, pembuatan sumur bor satu unit, pembuatan MCK satu unit, pembuatan poskamling dua unit, pembuatan lapangan voli, pembuatan jembatan tiga unit, rehab balai desa, rehab rumah tidak layak huni, rehab masjid dua unit, rehab musholla dan rehab TPA.

"Untuk kegiatan nonfisik penyuluhan hukum dan kamtibmas, stunting balita, penyuluhan pertanian, perkebunan, perikanan, kehutanan dan peternakan, termasuk pencegahan karhutla, dan sosialisasi membangun desa pariwisata," ujarnya.

TMMD merupakan program bakti TNI dalam rangka meningkatkan kesejahteraan rakyat yang dilaksanakan secara lintas sektoral melibatkan TNI, Polri, Kementerian/ Lembaga pemerintahan nonkementerian, pemerintah daerah, mahasiswa, dan masyarakat.

TMMD dilaksanakan untuk membantu pemerintah daerah dalam mengakselerasi pembangunan infrastruktur dengan membuka daerah terisolir, meningkatkan kesejahteraan, dan kehidupan berbangsa maupun bernegara dalam rangka kepentingan pertahanan.

"Semangat kebersamaan merupakan hakikat dari kemanunggalan TNI dengan rakyat, kemanunggalan juga roh perjuangan bangsa yang akan terus dipelihara," kata Kasdam.

Program TMMD 2023 dilaksanakan di wilayah Kodim 0909/Kutai Timur, Kodim 0911/Nunukan, Kodim 1003/Hulu Sungai Selatan, dan Kodim 1009/Tanah Laut dengan tema "Sinergi Lintas Sektoral Mewujudkan Kemanunggalan TNI-Rakyat Semakin Kuat".

Tema ini mengandung makna sinergi antar instansi serta partisipasi masyarakat dan semua komponen bangsa secara total, untuk mengakselerasi pembangunan demi kesejahteraan masyarakat dan terdukungnya pertahanan darat yang tangguh.

"Tujuan TMMD itu membantu wilayah-wilayah terpencil yang belum tersentuh pembangunan secara merata dari Pemerintah," katanya.

Brigjen TNI Susilo menilai penyelenggaraan TMMD kali ini berjalan dengan lancar, tertib dan aman dengan hasil yang sangat menggembirakan, semua kegiatan berjalan tuntas 100 persen.

Untuk itu, dirinya meminta kepada para Dansatgas mengecek kembali administrasi pelaksanaan TMMD, kumpulkan, arsipkan laporan kegiatan serta lakukan koordinasi bersama instansi terkait tentang peningkatan dan perawatan hasil TMMD.

"Kegiatan fisik yang telah dibangun hendaknya ditingkatkan kualitasnya agar memiliki nilai taktis," demikian Kasdam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

50 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

53 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.