Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Kolaborasi, Senator AS Desak Hubungan Dagang Indonesia dan AS Ditingkatkan

📅 Kamis, 10 Agu 2023, 22:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Kolaborasi, Senator AS Desak Hubungan Dagang Indonesia dan AS Ditingkatkan Doc: ANTARA/Shofi Ayudiana
Ket. Senator Illinois, Amerika Serikat, Tammy Duckworth, dalam temu media di Kedutaan AS di Jakarta, Kamis (10/8/2023).

Jakarta - Perkuat kolaborasi, senator Amerika SerikatTammy Duckworthmenilai hubungan ekonomi antara AS dan Indonesia masih belum berjalan begitu baik sehingga harus ditingkatkan lagi.

Dalam temu media di Jakarta, Kamis, senator yang mewakili negara bagianIllinois itu menyebutkanAS saat ini terlalu fokus meningkatkan hubungan militer, tapi melupakan hubungan perdagangan yang sama pentingnya bagi keamanan nasional AS.

Duckworthmengunjungi Jakarta untuk menghadiri ASEAN Inter-Parliamentary Assembly (AIPA) dan bertemu sejumlah pengusaha untuk membahas pengembangan ekosistem manufaktur di luar AS bagi pasar AS.

Duckworth meyakini Indonesia menghadapi tantangan untuk bisa memasukkan produknya ke AS karena tidak memiliki perjanjian perdagangan bebas dengan AS.

Indonesia juga tidak bisa memasukkan beberapa unsur mineral penting yang menjadi bahan baku baterai kendaraan listrik yang ditambang oleh perusahaan-perusahaan China.

AS memiliki UU Pengurangan Inflasi atau Inflation Reduction Act (IRA) yang memiliki pasal yang anti-China.

"(IRA) juga memiliki aturan anti-China yang sangat spesifik. Jadi banyak (aturan) yang ada di dalam UU itu tentang barang-barang yang dibuat oleh perusahaan China tidak dapat memenuhi syarat untuk pasar AS, meskipun itu dibuat di Indonesia," kata Duckworth.

IRA adalah paket kebijakan untuk mengatasi perubahan iklim dengan menawarkan diskon pajak besar-besaran kepada perusahaan-perusahaan asal AS yang bersedia berinvestasi dalam bidang energi bersih, selain memberikan subsidi kendaraan listrik buatan dalam negeri, baterai, dan proyek-proyek energi terbarukan lainnya.

Namun, Indonesia bisa mewujudkan perjanjian dengan AS lewat mekanisme Kerangka Kerja Ekonomi Indo-Pasifik untuk Kemakmuran atau Indo-Pacific Economic Framework for Prosperity (IPEF) yang diprakarsai pemerintahan Biden.

IPEF adalah forum baru kerja sama perdagangan antara Amerika Serikat dan negara-negara di Asia.

"Tapi IPF juga bukan sesuatu yang bisa diputuskan begitu saja," kata Duckworth.

"Maksud saya adalah kita harus menetapkan sektor-sektor tertentu yang memenuhi syarat, dengan fokus yang sangat sempit, dan Anda memiliki kesempatan yang lebih baik untuk mendapatkan penerimaan (dipasar AS)," pungkas dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.