Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Kebakaran Hutan, BPBD Ponorogo Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan Karhutla

📅 Senin, 07 Agu 2023, 00:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Kebakaran Hutan, BPBD Ponorogo Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan Karhutla Doc: ANTARA/HO - BPBD Ponorogo
Ket. Dok - Petugas berupaya memadamkan dan melokalisasi api agar tidak merembet ke sekitarnya dan meluas.

Ponorogo - Cegah kebakaran hutan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur mengimbau warganya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama kemarau, mengingat intensitas kasus karhutla dalam sebulan terakhir semakin tinggi.

"Kami ingatkan untuk waspada. Dan yang lebih penting lagi, jangan membakar sampah sembarangan," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo Surono di Ponorogo, Minggu.

Menurut dia, kesadaran ini penting diindahkan semua pihak, terutama masyarakat yang tinggal atau beraktivitas di sekitar hutan.

Kebiasaan warga yang mengumpulkan dan membakar sampah daun kering untuk membersihkan area peladangan di sekitar hutan bisa memicu terjadinya kebakaran.

Pola kasus ini hampir terjadi dan ditemukan dalam tujuh karhutla yang terjadi di Ponorogo dalam sebulan terakhir.

"Sudah ada tujuh titik lokasi kebakaran selama satu bulan terakhir. Dan semua karena faktor kelalaian (warga yang membakar sampah)," katanya.

Tujuh lokasi karhutla tersebut tersebar di empat kecamatan, yakni Kecamatan Jenangan, Kecamatan Sampung, Kecamatan Slahung dan Kecamatan Sawoo.

Mayoritas kebakaran yang terjadi tersebut berada di lereng gunung maupun daerah perbukitan.

"Rata-rata penyebab kebakaran kelalaian masyarakat, biasanya bakar sampah tapi ada juga karena buka lahan," ujarnya.

Surono juga menyebut kerugian akibat kebakaran hutan tersebut mencapai tujuh hektare.

Akibat luasnya lahan yang terbakar tersebut karena petugas BPBD mengalami kesulitan lantaran sulitnya medan ditambah dengan alat yang digunakan untuk memadamkan kobaran api masih sederhana.

"Rata rata setiap lokasi itu sekitar satu hektare yang terbakar, kendalanya itu medan yang sulit dan alatnya masih sederhana," kata Surono.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.