Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Keberagaman, Kabupaten Rejang Lebong Miliki Dua Kampung Moderasi Beragama

📅 Sabtu, 05 Agu 2023, 01:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Keberagaman, Kabupaten Rejang Lebong Miliki Dua Kampung Moderasi Beragama Doc: ANTARA/HO-Kemenag Rejang Lebong
Ket. Kakan Kemenag Rejang Lebong Lukman, S.Ag, MH tengah menandatangani prasasti dua kampung moderasi beragama di Kabupaten Rejang Lebong pada 26 Juli 2023.

Rejang Lebong - Perkuat keberagaman, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, menyebutkan daerah itu saat ini telah memiliki dua kampung moderasi beragama.

Kepala Kantor Kemenag Rejang Lebong Lukman di Rejang Lebong, Jumat, mengatakan dua kampung moderasi beragama tersebut ialah Desa Sindang Jati dan Sindang Jaya yang berada di Kecamatan Sindang Kelingi.

"Kedua desa ini terpilih menjadi kampung moderasi beragama, kedua desa ini merupakan desa yang menjadi percontohan dalam merawat keberagaman, hidup rukun walau di tengah-tengah perbedaan," kata dia.

Dia menjelaskan, penetapan kedua desa tersebut menjadi kampung moderasi beragama telah dilaksanakan 26 Juli 2023 yang dilakukan serentak secara nasional.

Keberadaan kampung moderasi beragama di Kabupaten Rejang Lebong ini, kata dia, diharapkan bisa dimaknai bahwa hidup rukun dan damai di tengah keberagaman bukanlah sebuah keniscayaan belaka.

Ia mengatakan, kehidupan umat beragama dalam dua desa di Kecamatan Sindang Kelingi itu selama ini dikenal cukup rukun kendati masyarakatnya memiliki agama dan kepercayaan berbeda-beda.

Sebelumnya Desa Sindang Jati, Kecamatan Sindang Kelingi ini juga telah ditetapkan sebagai Kampung Pancasila di Kabupaten Rejang Lebong karena dinilai mampu menjaga toleransi hidup antarumat beragama.

Menurut keterangan Sugiarto tokoh masyarakat dan juga mantan Kepala Desa Sindang Jati menyebutkan desa itu pada 2019 lalu telah ditetapkan sebagai Kampung Pancasila oleh pemerintah pusat karena kerukunan umat beragama dalam masyarakat di desa itu baik Islam sebagai agama mayoritas, kemudian Budha, Kristen dan katolik dapat berjalan harmonis.

Bentuk kerukunan umat beragama ini, kata dia, dibuktikan saat hari raya salah satu agama, maka umat dari masing-masing agama ini akan saling mengunjungi dan menjaga rumah ibadah mereka supaya khusuk dalam menjalan kegiatan ibadah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.