• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • FDA Setujui Obat Anti-Depr...

FDA Setujui Obat Anti-Depresi Postpartum Pertama

Sabtu, 05 Agu 2023, 11:15 WIB

WASHINGTON - Badan administrasi obat dan makanan (FDA) Amerika Serikat menyetujui pil pertama yang secara khusus dimaksudkan untuk mengobati depresi berat setelah melahirkan, suatu kondisi yang mempengaruhi para ibu baru di AS setiap tahun.

Dilaporkan AP News, FDA pada Jumat (4/8) memberi persetujuan obat Zurzuvae untuk orang dewasa yang mengalami depresi berat terkait persalinan atau kehamilan. Pil ini diminum sekali sehari selama 14 hari.

Ket. Foto: Seorang wanita hamil berdiri di depan potret di Dallas, AS, Kamis, 18 Mei 2023. FDA AS menyetujui pil pertama, Zurzuvae, yang khusus ditujukan untuk mengobati depresi berat setelah melahirkan. — Sumber: AP/LM Otero

"Memiliki akses ke pengobatan oral akan menjadi pilihan menguntungkan bagi banyak wanita yang menghadapi perasaan ekstrem, dan terkadang mengancam jiwa," kata Dr Tiffany Farchione, Direktur Obat Psikiatri FDA, dalam sebuah pernyataan.

Depresi pascapersalinan (postpartum depression) mempengaruhi sekitar 400.000 orang per tahun, dan meskipun sering berakhir dengan sendirinya dalam beberapa minggu, gangguan psikologis ini dapat berlanjut selama berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun. Perawatan standar termasuk konseling atau antidepresan bisa memakan waktu berminggu-minggu.

Pil baru dari Sage Therapeutics ini memiliki obat infus serupa yang diberikan secara intravena selama tiga hari di fasilitas medis.FDA menyetujui obat ini pada 2019, meskipun tidak banyak digunakan karena label harganya $34.000 dan logistik pengelolaannya.

Persetujuan FDA didasarkan pada dua studi perusahaan yang menunjukkan wanita yang menggunakan Zurzuvae memiliki lebih sedikit tanda depresi selama periode 4-6 minggu jika dibandingkan dengan mereka yang menerima pil plasebo.Manfaatnya, diukur dengan tes psikiatri, muncul dalam tiga hari pada banyak pasien.

Kimberly Yonkers dari Universitas Yale mengatakan, efek Zurzuvae "kuat" dan kemungkinan besar obat akan diresepkan untuk wanita yang belum merespons antidepresan.

Tetap saja, katanya, FDA seharusnya meminta Sage mengirimkan lebih banyak data tindak lanjut tentang bagaimana keadaan wanita setelah itu.

"Masalahnya adalah kita tidak tahu apa yang terjadi setelah 45 hari," kata Yonkers, psikiater spesialis depresi pascapersalinan."Bisa jadi orang itu baik-baik saja atau bisa juga kambuh."

Sage tidak segera mengumumkan berapa harga pil tersebut. Yonkers mengatakan itu akan menjadi faktor kunci dalam seberapa luas resepnya.

Efek samping obat baru ini lebih ringan daripada versi IV, termasuk efek mengantuk dan pusing.Obat itu dikembangkan bersama dengan sesama perusahaan farmasi Massachusetts, Biogen.

Baik bentuk pil maupun IV meniru turunan dari progesteron, hormon alami wanita yang dibutuhkan untuk mempertahankan kehamilan.Kadar hormon tersebut bisa turun setelah melahirkan.

Obat Sage bagian dari kelas obat baru yang dijuluki neurosteroid. Obat ini merangsang jalur otak yang berbeda dari antidepresan yang lebih tua yang menargetkan serotonin, bahan kimia yang terkait dengan suasana hati dan emosi.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

Berita Terbaru

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kalsel

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.