Rawan Gempa, Kulon Progo Minta Tambahan Alat Peringatan Dini Tsunami ke BNPB

Jumat, 04 Agu 2023, 09:34 WIB

KULON PROGO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mengajukan penambahan alat sistem peringatan dini (Early Warning System/EWS) potensi ancaman tsunami di wilayah itu kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulon Progo Joko Satya Agus Nahrowi di Kulon Progo, Jumat (4/8), mengatakan ancaman bencana tsunami pesisir Kulon Progo sepanjang 24 kilometer cukup mengkhawatirkan.

"Kami berupaya meminta bantuan ke BNPB untuk dipasang di kawasan pesisir. Beberapa bulan lalu disanggupi Direktorat Kedaruratan BNPB sebanyak 10 unit, dari 25 unit yang dibutuhkan," kata Joko Satya.

Ia mengatakan tsunami itu banyak dipicu oleh gempa bumi, dan berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bahwa setiap hari terjadi gempa bumi meski kecil-kecil.

Untuk mengantisipasi korban bencana tsunami, BPBD Kulon Progo telah melakukan sosialisasi di hampir semua desa di pesisir tentang bahaya tsunami, bagaimana menyikapi bila terjadi tsunami.

Karena keterbatasan anggaran dan rusaknya tujuh alat EWSbantuan dari BNPB, BPBD Kulon Progo memintabantuan tambahan alat tersebut. AdapunEWS yang masih bisa difungsikan yakni EWS bantuan dari BMKG yang dipasang di jalan bawah tanah Bandara Internasional Yogyakarta dan dekat tempat pemungutan retribusi pariwisata Pantai Glagah.

Ia menyebut peringatan dini yang alami adalahkepekaan masyarakat. "Mereka tidak perlu menunggu sirene, mereka harus segera melakukan evakuasi ke tempat yang lebih aman," katanya.

Sementara itu Penjabat Bupati Kulon Progo Ni Made Dwipanti Indrayanti mengatakan untuk menghadapi kerawanan dan potensi bencana alam di daerah Kulon Progo yang rawan bencana, perlu kesiapsiagaan yang menyeluruh, sinergitas, dan kolaborasi.

Hal ini akan membentuk wilayah yang memiliki kemampuan mandiri untuk beradaptasi dan menghadapi potensi ancaman bencana. "Kami berharap tidak ada bencana. Namun kesiapsiagaan seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan disiapkan," katanya.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.