- Home
-
- Luar Negeri
-
- Menyedihkan, Mayoritas Pen...
Menyedihkan, Mayoritas Pengungsi Anak Tanpa Pendamping di Yunani Rentan Dilecehkan
Sabtu, 29 Jul 2023, 00:09 WIBLondon - Menyedihkan, kurang dari sepertiga pengungsi anak-anak tanpa pendamping di Yunani mendapat suaka tahun lalu, menempatkan sisanya dalam risiko seperti pelecehan dan eksploitasi, menurut laporan Save The Children pada Kamis (27/7).
Laporan bertajukWithout Papers, There is No Life mengungkapkan bahwa sebagian besar anak tanpa pendamping di Yunani rentan terhadap pelecehan dan eksploitasi. Pada 2022, sebanyak 981 dari 3.175 pengajuan suaka telah diterima.
"Anak-anak tanpa pendamping bergantung pada kerangka kerja hukum Yunani yang menawarkan mereka perlindungan dan keselamatan - pemerintah harus menjamin semua anak-anak ini memiliki izin tinggal," kata penasihat senior Save the Children, Daniel Gorevan.
Penelitian, termasuk wawancara dengan 12 anak tanpa pendamping, mencatat bahwa meski tingkat penolakan tidak dipublikasi, jumlah itu menunjukkan bahwa banyak anak yang dibiarkan tanpa dokumentasi hukum yang diperlukan agar mereka tetap berada di Yunani.
"Ketika saya tidak mempunyai dokumen dan menunggu untuk mendaftar, ibarat dipenjara. Mungkin saya akan tidak dapat meninggalkan kamp, pergi ke pasar, melihat di mana kami berada. Saya menghabiskan banyak waktu dengan ponsel," kata Mahir (14) asal Irak.
Laporan itu mengindikasikan bahwa situasi di Yunani "tak sejalan dengan banyak negara Uni Eropa", di mana hampir separuh dari negara anggota menerbitkan izin tinggal untuk anak-anak tanpa pendamping.
"Penolakan dokumen resmi, akumulasi utang anak-anak untuk menutupi kebutuhan, membuat mereka semakin rentan terhadap pelecehan," ungkap direktur Dewan Pengungsi Yunani Lefteris Papagiannakis.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kemenhub Siap Dorong Percepatan Pajak Nol Persen Suku Cadang Pesawat
-
Marquez Dominan di Sesi Sprint MotoGP Hungaria, Tebar Ancaman untuk Rival
-
PBB: Lebih dari 500 Orang Dikhawatirkan Tewas dalam Dua Kecelakaan Kapal di Lepas Pantai Myanmar
-
MPR RI Kaji Penguatan Kedaulatan Rakyat dalam Perspektif Demokrasi Pancasila
-
Gubernur Luthfi Gandeng MUI Jadi Cooling System Tangkal Hoaks dan Jaga Kondusivitas Jateng
-
Bapanas Mencatat 7,7 Juta Ton CBP Disalurkan ke Masyarakat Selama 2023–2025
-
Pemerintah Yunani Siap Hadapi Puncak Gelombang Panas 41 Derajat Celsius
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.