Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Percepatan PSN Dorong Pemerataan Ekonomi RI

📅 Jumat, 28 Jul 2023, 09:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Percepatan PSN Dorong Pemerataan Ekonomi RI Doc: ANTARA/BAYU SAPUTRA
Ket. Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Maritim, Investasi, dan Luar Negeri Kadin Shinta Kamdani saat menyampaikan keynote speech dalam Conference on National Strategic Projects di Jakarta, Kamis (27/7/2023).

JAKARTA - Pelaku usaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai percepatan pembangunan proyek strategis nasional (PSN) penting guna mendorong pemerataan ekonomi di Indonesia.

"Inilah pentingnya percepatan pelaksanaan proyek strategis nasional yang tujuan utamanya untuk pemerataan pembangunan dalam rangka memenuhi kebutuhan dasar, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan juga pembangunan daerah," kata Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Maritim, Investasi, dan Luar Negeri Kadin Indonesia Shinta Kamdani dalam Conference on National Strategic Projects Hari Ke-2 di Jakarta, Kamis (27/7).

Dia memaparkan ketimpangan ekonomi di berbagai wilayah dapat tercermin dari data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2022 yang menyebut masing-masing 56,48 persen dan 22,04 persen produk domestik bruto (PDB) Indonesia diproduksi di Pulau Jawa dan Sumatera. Sementara, PDB gabungan Maluku dan Papua masih kurang dari 10 persen dari Kalimantan, Sulawesi, Bali dan Nusa Tenggara.

Lebih lanjut, Shinta juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Tak hanya pembangunan infrastruktur, menurutnya, aspek SDM juga merupakan aspek yang cukup krusial serta tengah menjadi program yang diprioritaskan oleh Kadin saat ini.

"Kalau kita lihat memang ini menjadi program prioritas kami, juga bagaimana kita bisa mengembangkan talenta-talenta dengan menyediakan pelatihan dan pendidikan. Karena pada akhirnya, proyek PSN ini juga membutuhkan tenaga tenaga capable," ujarnya.

Gejolak Global

Di tengah kondisi perekonomian global saat ini yang mana dipenuhi peningkatan inflasi negara lain dan tekanan pada sektor perbankan, Shinta menilai masih banyak tantangan yang harus dihadapi Indonesia ke depannya. Dia memproyeksikan adanya penurunan aktivitas ekonomi global di sisa tahun ini dibandingkan pada 2022.

Karena itu, kolaborasi antara pemerintah dengan pelaku usaha menjadi kunci strategi untuk bertahan di tengah ketidakpastian ekonomi. Melalui peran Kadin sebagai wadah bagi para pelaku usaha untuk berkomunikasi dengan pemerintah, Shinta berharap kerja sama antarkedua belah pihak semakin erat, khususnya dalam proyek penyelesaian PSN tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.