Nadiem: Ekspresi Budaya Indonesia Masih Rendah

Jumat, 28 Jul 2023, 20:50 WIB

JAKARTA - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, mengatakan, nilai aspek ekspresi budaya di Indonesia masih rendah. Dalam Indeks Pemajuan Kebudayaan (IPK) nilai aspek tersebut yakni 37,14 dari rentang nilai 0 sampai dengan 100.

"IPK mengalami kenaikan dari 2018 ke 2019. Namun, nilai aspek ekspresi budaya masih rendah," ujar Nadiem, dalam Workshop Sosialisasi Konten Indonesiana TV, di Jakarta, Senin (28/7).

Ket. Foto: Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim. — Sumber: istimewa

Dia menerangkan, hal tersebut disebabkan media yang menjadi sarana pembelajaran, wadah ekspresi, dan interaksi budaya Indonesia masih terbatas. Padahal, negara-negara maju sudah memiliki media kebudayaan terintegrasi yang menjadi sarana diplomasi budaya.

"Sudah saatnya bangsa ini memiliki pustaka keragaman budaya Indonesia yang berkualitas," jelasnya.

Nadiem mengatakan, kanal Indonesiana hadir untuk mengisi kekosongan tersebut. Melalui kanal Indonesiana, pihaknya berupaya mewujudkan visi pemajuan kebudayaan, yakni Indonesia bahagia berlandaskan keanekaragaman budaya yang mencerdaskan, mendamaikan, dan menyejahterakan.

Secara teknis, kata dia, dalam penyusunan materi penyiarannya, Kanal Indonesiana bermitra dengan masyarakat, serta para pelaku dan komunitas seni budaya. Menurutnya, mereka merupakan kunci penggerak budaya.

"Keberadaan kanal budaya yang inklusif dan relevan, sangat penting untuk menumbuhkan rasa kepemilikan bersama atas kebudayaan Indonesia yang luar biasa kaya," tandasnya.

Perluas Jangkauan

Direktur Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Hilmar Farid mengatakan, kanal Indonesiana TV bisa dinikmati masyarakat Indonesia dari seluruh latar belakang dan usia. Dia berharap agar publik berpartisipasi dalam mengembangkan dan memanfaatkan Kanal Indonesiana serta memberikan informasi terkait karya budaya para seniman Indonesia.

"Partisipasi yang diharapkan adalah seluas mungkin, di semua kanal. Kita betul-betul ingin melihat karya dan ekspresi dan mencari produksi yang keren-keren di seluruh daerah," jelasnya.

Sebagai informasi, MediaHub mencatat, pada tahun 2023 ini, jangkauan penonton melalui jaringan televisi kabel Indihome sudah mencapai 66.396 penonton perbulan. Sedangkan melalui laman, total keseluruhan pada periode Januari-Juni 2023 berjumlah 385.331 penonton.

Hilmar mendorong Indonesiana TV bisa mengoptimalkan perannya dalam mempromosikan keragaman dan kekayaan budaya Indonesia ke dunia internasional. Pihaknya akan memperluas akses Indonesiana TV agar bisa dinikmati satuan pendidikan dan komunitas.

"Jadi, nanti akan bisa diakses melalui satuan pendidikan dan komunitas yang biasa menyelenggarakan kegiatan nonton bareng seperti bioskop lokal. Ini pengembangan ke dalam," tandasnya.

Kanal Budaya Indonesiana - Indonesiana TV dapat diakses melalui laman www.indonesiana.tv. Ada juga kanal Indonesiana.TV di jaringan televisi kabel Indihome saluran 200 (SD) dan 916 (HD), serta media sosial Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan TikTok.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Muhamad Ma'rup

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.