Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Satgas Pamtas Bersama Warga Perbaiki Jembatan di Perbatasan RI-Malaysia

📅 Kamis, 27 Jul 2023, 16:22 WIB | Oleh:
Satgas Pamtas Bersama Warga Perbaiki Jembatan di Perbatasan RI-Malaysia Doc: ANTARA/HO-Yonarmed 16/TK
Ket. Prajurit Satgas Pamtas Yonarmed 16/TK bersama warga gotong royong memperbaiki jembatan rusak di Desa Temajuk perbatasan Indonesia-Malaysia, wilayah Sambas Kalimantan Barat.

PONTIAANAK - Prajurit Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonarmed 16/TK bersama warga bergotong royong memperbaiki jembatan rusak di Sempadan Desa Temajuk perbatasan Indonesia-Malaysia, wilayah Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.

"Jembatan itu satu-satunya akses penghubung dusun dan desa di Temajuk daerah perbatasan," kata Komandan Kompi I Satgas Pamtas Yonarmed 16/TK Kapten Rimi Sugara, di Markas Komando Kompi SajinganTerpadu, Sanggau, Kamis.

Disampaikan Sugara, jembatan tersebut kondisinya cukup memprihatinkan karena pondasi kayu, sehingga mengalami patah dan tidak bisa dilalui.

Menurutnya, jika jembatan itu dibiarkan maka akses penghubung antar dusun di daerah perbatasan terputus.

Oleh karena itu, prajurit Satgas Pamtas tergerak hati bersama masyarakat bergotong royong memperbaiki jembatan tersebut.

"Masyarakat pun antusias ikut gorong royong," katanya.

Dikatakan Sugara, budaya gotong royong penting terus ditumbuhkan untuk mempererat persatuan dan kesatuan dalam hidup berbangsa dan bernegara.

Dia menyampaikan semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat di perbatasan masih tinggi, hal tersebut harus terus dijaga dan lestarikan.

"Saat ini jembatan itu sudah bisa dilalui, harapan kita akses masyarakat kembali lancar dalam menghidupkan aktivitas masyarakat serta untuk ekonomi masyarakat," kata Sugara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

58 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.