Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Usut Tuntas, Polisi Selidiki Penyebab Tenggelamnya KLM Wisata di Manggarai Barat

📅 Senin, 24 Jul 2023, 00:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Usut Tuntas, Polisi Selidiki Penyebab Tenggelamnya KLM Wisata di Manggarai Barat Doc: ANTARA/HO-Humas Polres Manggarai Barat
Ket. Aparat Kepolisian Polres Manggarai Barat Polda Nusa Tenggara Timur sedang meminta keterangan sejumlah penumpang terkait tenggelamnya KLM Wisata Teman Baik di Perairan Komodo, Sabtu (22/7).

Kupang - Usut tuntas, Kepolisian Resort(Polres) Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur(NTT) melakukan penyelidikan kasus tenggelamnya Kapal Layar Motor (KLM) Wisata Teman Baik di perairan Pink Beach Kabupaten Manggarai Barat yang ditumpangi sembilan orang wisatawan asal Malaysia.

AKBP Ari Satmoko mengatakan KLM Teman Baik tenggelam di Kawasan Taman Nasional Komodo(TNK) tepatnya di sekitar perairan Pink Beach Kabupaten Manggarai Barat, NTT, pada Sabtu (22/7) Pukul 11.20 wita.

"Kepolisian sedang mendalami semua hal terkait dengan peristiwa tenggelamnya KMP Teman Baik berukuran 27 gross ton yang saat itu ditumpangi sembilan wisatawan asal Malaysia dan lima awak kapal," kata Kapolres Manggarai Barat AKBP Ari Satmoko ketika dihubungi Minggu.

Kapolres Ari mengatakan, pihaknya saat ini sedang melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut baik kronologis, penyebab kejadian, kondisi dan penanganan korban termasuk kelengkapan dokumen berlayar .

"Kami mendapat informasi diduga kapal ini tidak mendapat surat persetujuan berlayar, hal itu menjadi masukan bagi kami untuk menentukan tindak lanjut penyelidikan," kata AKBP Ari Satmoko.

Dia mengatakan pihak kepolisian juga telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak terkait kasus tenggelamnya KLM Teman Baik tersebut

"Saat ini sedang kami dalami dan kami juga melakukan klarifikasi semua penumpang," kata Kapolres.

Kapal wisata naas itu dalam perjalanan dari destinasi wisata Manta Point menuju Pink Beach, Kabupaten Manggarai Barat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Olahraga
Formula 1: Antonelli Harus ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.