Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Barang Hasil Penindakan oleh DJBC Capai Rp7,5 T 

📅 Senin, 24 Jul 2023, 16:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Barang Hasil Penindakan oleh DJBC Capai Rp7,5 T  Doc: ANTARA/Bayu Saputra
Ket. Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati memaparkan kinerja DJBC dalam konferensi pers APBN KiTa edisi Juli 2023, Jakarta, Senin (24/7/2023).

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, kinerja pengawasan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) dalam perlindungan masyarakat mencatatkan Barang Hasil Penindakan (BHP) senilai Rp7,5 triliun sepanjang semester I 2023.

"Jumlah dari penindakan terus meningkat, kalau kita lihat 18.375 kasus dengan nilai Rp7,5 triliun, dan dari sisi fasilitasi untuk investasi juga makin kita fokuskan," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KiTa yang dipantau secara daring di Jakarta, Senin (24/7).

Sri Mulyani memaparkan kinerja positif yang dicapai DJBC dalam hal pengawasan sekaligus kontribusi akan peningkatan ekspor, impor, dan investasi. Dalam aspek kinerja penindakan, DJBC mencatat adanya penurunan kasus penindakan dari 22.624 kasus pada semester I 2022, menjadi 18.375 kasus pada semester I 2023.

Penindakan terbesar dilakukan terhadap Hasil Tembakau atau rokok, dengan perkiraan nilai BHP mencapai Rp427 miliar. Kemudian penindakan terhadap Narkotika, Psikotropika dan Prekursor (NPP) yang tercatat 420 kasus dengan berat mencapai 3,15 ton.

"Sedangkan untuk penindakan-penindakan seperti penyelundupan kita lihat sampai dengan 19 Juni, baik itu methamphetamine, yaitu narkoba dan juga dari sisi barang-barang lainnya seperti tekstil," ujar Sri Mulyani.

Lebih lanjut, Sri Mulyani menjelaskan bahwa kinerja DJBC dari aspek ekspor Kawasan Berikat dan Fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KB KITE) hingga Juni 2023 mengalami penurunan.

Ekspor KB KITE pada semester I 2022 tercatat 50,34 miliar dolar AS, turun 7,67 persen menjadi 44,63 miliar dolar AS pada semester I 2023. Sedangkan impor KB KITE pada 2022 tercatat 15,77 miliar dolar AS mengalami penurunan 2,17 persen menjadi 12,80 miliar dolar AS pada semester I tahun ini.

Meskipun demikian, kinerja investasi KB KITE secara akumulatif pada semester I tahun ini masih menunjukkan peningkatan sebesar 16,3 persen secara tahunan (yoy).

"Oleh karena itu kita akan terus mengukur karena ini adalah suatu tugas yang tidak mudah menyeimbangkan antara law enforcement dan fasilitasi kita perhatikan untuk ekspor apalagi dengan lingkungan global yang semakin berat kita harus make sure bahwa dari sisi pelayanan harus makin dipermudah dan ditingkatkan," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

16 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...

Anoman Obong Kalau Jadi Tema Game Bakal Seru

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Anoman Obong Kalau Jadi Tem...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.