Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korea Utara Kembali Luncurkan Rudal Jelajah ke Laut Kuning

📅 Sabtu, 22 Jul 2023, 08:39 WIB | Oleh: Tim Penulis
Korea Utara Kembali Luncurkan Rudal Jelajah ke Laut Kuning Doc: AP/Ahn Young-joon
Ket. Sebuah layar TV menunjukkan gambar arsip ketika Korea Utara meluncurkan rudal dalam sebuah program berita di stasiun kereta di Seoul, Korea Selatan, Sabtu 22 Juli 2023. Korut menembakkan beberapa rudal ke arah laut barat pada Sabtu, kata militer Korsel.

SEOUL - Korea Utara telah menembakkan "beberapa rudal jelajah" ke Laut Kuning antara Tiongkok dan semenanjung Korea, kata Kepala Staf Gabungan Korea Selatan pada Sabtu (22/7).

Peluncuran, yang dikatakan militer Korsel berlangsung sekitar pukul 04.00 waktu setempat, terjadi saat hubungan antara kedua Korea di salah satu titik terendah.

"Otoritas intelijen Korea Selatan dan AS sedang menganalisis peluncuran tersebut sambil memantau tanda-tanda kegiatan tambahan," kata JCS.

Korea Utara menembakkan dua rudal balistik ke laut di pantai seberangnya menuju Jepang hanya tiga hari sebelumnya.

Uji coba senjata baru-baru ini adalah yang terbaru dari rangkaian yang dilakukan Pyongyang dan terjadi saat Seoul dan Washington meningkatkan kerja sama pertahanan dalam menghadapi ketegangan yang meningkat dengan Korea Utara.

Diplomasi antara Pyongyang dan Seoul terhenti dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyerukan peningkatan pengembangan senjata, termasuk nuklir taktis.

Sebagai tanggapan, Seoul dan Washington melakukan latihan militer bersama dengan jet siluman canggih dan aset strategis AS. Sementara kapal selam bersenjata nuklir Amerika minggu ini singgah di pelabuhan Korea Selatan untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade.

Pada Kamis, Menteri Pertahanan Korea Utara Kang Sun Nam mengatakan pengerahan kapal selam kelas Ohio mungkin telah jatuh "di bawah ketentuan penggunaan senjata nuklir yang ditentukan dalam undang-undang DPRK tentang kebijakan kekuatan nuklir," menggunakan singkatan nama resmi Korea Utara Republik Rakyat Demokratik Korea.

Sehari kemudian, Kemenhan Korea Selatan menegaskan kembali bahwa setiap penggunaan senjata nuklir oleh Korea Utara akan mendorong "tanggapan segera dan tegas" yang mengakibatkan "berakhirnya" rezim Kim.

Insiden hari Sabtu juga terjadi ketika seorang tentara AS diyakini berada dalam tahanan Korea Utara setelah melepaskan diri dari rombongan tur yang mengunjungi Zona Demiliterisasi.

Amerika Serikat telah mengatakan "sangat prihatin" terkait bagaimana Prajurit Dua Travis King akan diperlakukan, dan hingga Kamis, Pyongyang belum menanggapi pertanyaan tentang tentara tersebut.

King dijadwalkan kembali ke Amerika Serikat untuk menghadapi disiplin militer setelah menjalani hukuman penjara di Korea Selatan karena penyerangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Daerah
Pemkab Pasaman Barat Minta ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.