Menlu Uni Eropa Bahas Turki dan Kesepakatan Laut Hitam

Jumat, 21 Jul 2023, 08:14 WIB

JENEWA - Para menteri luar negeri Uni Eropa (EU) pada Kamis (20/7) berkumpul untuk membahas isu-isu terkini yang mendesak untuk diatasi, termasuk penarikan Rusia dari kesepakatan biji-bijian Laut Hitam, hubungan dengan Beijing, dan aksesi Turki ke dalam EU.

"Turki kembali menjadi agenda (pembahasan). Kami juga akan membahas bagaimana hubungan kami dengan Turki," kata Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell dalam sambutannya menjelang Pertemuan Dewan Urusan Luar Negeri.

"Ini adalah pertama kalinya kita akan membahas tentang Turki setelah beberapa bulan," sambung dia.

Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan, saat menghadiri pertemuan ASEAN di Indonesia pada pekan lalu, mengatakan bahwa Ankara ingin menghidupkan kembali proses negosiasi aksesi EU dan memasukkan agenda-agenda Eropa ke dalam pendekatan politik negaranya.

"Pertama-tama kita harus melihat modernisasi Serikat Pabean EU-Turki dan juga masalah visa," ujar Fidan.

Serikat Pabean adalah perjanjian antara dua negara atau lebih untuk menghilangkan hambatan perdagangan berupa pengurangan atau peniadaan bea masuk.

Pembicaraan terkait Serikat Pabean antara EU dan Turki, yang ditandatangani pada 1995, sudah lama terhenti. Pelonggaran aturan visa dari negara-negara kawasan Schengen bagi warga negara Turki juga belum ada kemajuan.

Lebih lanjut, Borrell mengatakan pertemuan para menlu Uni Eropa juga akan membahas perang di Ukraina dan dukungan untuk Kiev, penarikan Rusia dari kesepakatan biji-bijian Laut Hitam, rancangan kebijakan luar negeri Eropa di bidang keamanan ekonomi, dan upaya membangun kembali hubungan dengan China.

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken juga hadir dalam salah satu rangkaian pertemuan tersebut melalui sambungan video, sementara Menteri Luar Negeri Ukraina Dmitro Kuleba akan bergabung dalam pertemuan yang membahas kebutuhan Kiev.

Borrell juga mengatakan bahwa Rusia telah membom dan menghancurkan infrastruktur pelabuhan di kota pesisir Ukraina Odesa pada malam ketiga dan menyerang area penyimpanan dengan membakar lebih dari 60.000 ton biji-bijian.

"Jadi mereka (Rusia) tidak hanya menarik diri dari perjanjian biji-bijian ... tetapi juga membakar biji-bijian itu," ucap Borrell.

"Ini akan mengakibatkan krisis pangan yang sangat mengerikan di dunia. Biji-bijian ini tidak hanya disimpan tetapi juga dihancurkan, itu berarti akan terjadi kekurangan pangan, kekurangan biji-bijian di dunia," katanya.

Terkait masalah itu, para menteri luar negeri Uni Eropa akan mendengar pendapat Menlu Ukraina Dmytro Kuleba tentang bagaimana blok tersebut dapat terus mendukung Ukraina dalam jangka panjang dengan komitmen dan jaminan keamanan, termasuk meningkatkan sumber daya Fasilitas Perdamaian Eropa.

Borrell mengatakan bahwa dirinya telah menyiapkan sebuah rencana untuk memastikan dukungan keuangan untuk Ukraina.

"Saya harap para menteri akan mendukungnya," ujar dia.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Usai Gempa M7,7 NTT: Retakan 100 Meter Muncul di Kawah Gunung Kelimutu

Pengunjung Bromo Diserang Hipotermia, Prajurit Marinir Beri Pertolongan Pertama

Berenang di Danau, Bocah 8 Tahun di Louisiana Meninggal akibat Amuba Pemakan Otak

Dibangun Bersama Guru Disabilitas, Papan Tulis AI Buatan Siswa Bandung Raih Juara Google

Pertamina Lubricants Layani Ganti Oli Gratis untuk 1.000 Pengemudi Ojol

Atas Perintah Presiden Prabowo, Menhut Raja Antoni Turun Langsung Tangani Karhutla Kalbar.

Atasi Kekeringan di Lamongan, PU Normalisasi 1,6 KM Sungai & Kerahkan Pompa

Ekosistem Terbuka Dinilai Penting untuk Memperluas Penerapan Agentic AI

Genjot Literasi Pajak Generasi Muda, IKPI Gelar Lomba Cerdas Cermat Nasional

Rumah Sekunder Makin Terjangkau secara Riil, tetapi Stok Hunian Kian Terbatas

Trump Sebut Iran “Runtuh Total”, AS Siapkan “D-Day Ekonomi” untuk Teheran

81 Miles for Indonesia, XLSmart Hubungkan Negeri lewat 5G dan Semangat Berbagi

Kelola Penuaan Kulit secara Personal dengan Pendekatan Perawatan Berlapis

Yili Tebarkan Keceriaan HUT RI ke-81 kepada 2.000 Anak di Lima Rusun

Gokuniku Resmi Buka di Jakarta, Hadirkan “Japan’s Ultimate Meat Experience”

Pendakian Gunung Sindoro, KPALH Gandawesi Bawa Pesan Jaga Alam.

Lansia Terdampak Gempa Manggarai Jadi Perhatian, Khofifah Dorong Pendampingan Psikososial.

Pemprov DKI Boyong 23 UMKM Binaan ke Pameran CISMEF 2026 di Guangzhou Tiongkok

Mau Tahu Rahasia Kecantikan Kulit dan Rambut Korea, Saksikan di BXc 2 pada 27 Agustus Mendatang

Aplikasi GoPay Hadirkan Fitur DBL Indonesia, Meriahkan Kompetisi Basket Pelajar se-Indonesia

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.