Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ternyata Ini Alasan Presiden Jokowi Pilih Nezar Patria Jadi Wamenkominfo

📅 Senin, 17 Jul 2023, 11:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ternyata Ini Alasan Presiden Jokowi Pilih Nezar Patria Jadi Wamenkominfo Doc: ANTARA/Desca Lidya Natalia
Ket. Presiden Joko Widodo memberikan keterangan usai melantik lima wakil menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, Senin (17/7/2023).

Jakarta - Presiden Joko Widodo menyebutkan salah satu pertimbangannya menunjuk Nezar Patria menjadi Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika adalah pengalaman Nezar di media.

Nezar Patria resmi dilantik sebagai Wamen Kominfo mendampingi Budi Arie Setiadi yang juga resmi dilantik oleh Presiden Joko Widodo pada hari Senin.

"Pengalaman di media, pernah di Pemred Jakpos, pernah di Dewan Pers," kata Presiden Jokowi usai melantik wakil menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, Senin.

Sebelum dilantik, Nezar Patria tercatat menjabat sebagai Staf Khusus V Menteri BUMN sejak 7 Juni 2022.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari situs resmi BUMN, dia juga pernah ditunjuk sebagai Direktur Kelembagaan PT Pos Indonesia (Persero) sejak 23 September 2020 sampai 25 April 2022, dan Komisaris Utama PT Dapensi Trio Usaha pada tanggal 31 November 2021 s.d. 13 Juni 2022.

Karier Nezar di bidang media dimulai saat dia menjadi wartawan di Majalah DR pada tahun 1999-2000, kemudian berlanjut di Majalah TEMPO hingga 2008.

Ia pernah menjadi Wakil Pemimpin Redaksi CNN Indonesia.com pada tahun 2014-2015. Pada tahun 2018, Nezar resmi menjadi Pemimpin Redaksi (Pemred) The Jakarta Post yang telah terintegrasi antara produksi koran dan daringnya.

Pria kelahiran Sigli, 15 Oktober 1970, itu juga tercatat mengemban amanah Ketua Komisi Hubungan Antarlembaga Periode 2016-2019 di Dewan Pers.

Rekam jejak Nezar di bidang media dan BUMN menjadi pertimbangan Presiden Jokowi untuk menunjuknya sebagai Wamen Kominfo mendampingi Budi Arie Setiadi yang juga baru menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika.

"Pernah di Dewan Pers, pernah di BUMN. Saya kira akan sangat membantu sekali Pak Menteri Budi Arie," kata Presiden Jokowi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

49 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

59 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.