Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Memalukan Aksi Warga Ini, Pedagang UKM di Jakarta Fair Akui Banyak Dagangan Dicuri Pengunjung

📅 Senin, 17 Jul 2023, 01:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Memalukan Aksi Warga Ini, Pedagang UKM di Jakarta Fair Akui Banyak Dagangan Dicuri Pengunjung Doc: ANTARA/Mentari Dwi Gayati
Ket. Paviliun Provinsi Banten memamerkan kerajinan tangan di Jakarta Fair Kemayoran, Minggu (16/7/2023).

Jakarta - Memalukan aksi warga ini. Sejumlah pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di paviliun daerah Jakarta Fair Kemayoran 2023 mengaku banyak dagangan mereka dicuri oleh pengunjung.

Salah satu pedagang fesyen dan kuliner di paviliun Provinsi Banten, Oktaviantisaat ditemui ANTARA di Jakarta Fair Kemayoran, Minggu, mengaku selama 11 hari ia mengikuti pameran, setidaknya sudah ada sembilan set mukena yang hilang dari gerai.

"Teman-teman di stan lain, juga cerita pada kehilangan. Saya pribadi selama pameran di sini, sudah sembilan mukena hilang dari gantungan karena penuh pengunjung. Jadi, sulit terpantau," katanya.

Adapun harga mukena tersebut bervariasi, yakni dari harga Rp200-300 ribu hingga Rp695 ribu untuk mukena bahan silk premium.

Ia mengungkapkan bahwa selain mukena, kudapan dan makanan yang dijajakan di bagian depan gerai juga sering hilang.

Menurut dia, selain karena kurangnya petugas keamanan yang berkeliling di bagian paviliun provinsi, juga terbatasnya area kamera pengawas CCTV.

Letak CCTV di hall C JI Expo Kemayoran memang tampak hanya tersedia di sudut-sudut gedung, sedangkan sejumlah gerai paviliun juga banyak yang berada di bagian tengah dan tidak terpantau CCTV.

Senada dengan itu, pedagang UMKM lainnya dari paviliun D.I Yogyakarta, Reni Irawati, mengaku lima buah topi batik dagangannya juga hilang selama ia mengikuti pameran di Jakarta Fair.

"Saya juga kehilangan walaupun tidak seberapa. Peserta lain cerita ada yang kehilangan sampai rugi jutaan," kata Reni.

Di sisi lain, para pedagang mengaku akan tetap mengikuti pameran Jakarta Fair tahun depan karena dapat meningkatkan pemasaran dan mempertemukan dengan pembeli terutama dalam jumlah banyak.

Sementara itu, Marketing Director JI Expo Kemayoran, Ralph Scheunemann tidak memungkiri adanya kejadian pencurian tersebut.

Di sisi lain, pihaknya sudah menyiapkan CCTV di tiap sektor, namun keamanan di masing-masing gerai menjadi tanggung jawab dari peserta.

"CCTV hampir di setiap sektor ada. Pasti akan keliatan, tapi kan untuk menjaga di stan masing-masing merupakan tugas dan tanggung jawab mereka, sama seperti Anda ke Tanah Abang," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Olahraga
Hari Ini Indonesia Berharap...

Jenazah ABK KM Arupadhatu I Dikirim ke Jakarta

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Nasional
Jenazah ABK KM Arupadhatu I...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.