Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Informasi Terbaru, BMKG Perkirakan Sulut Potensial Cuaca Ekstrem Hingga 20 Juli Mendatang

📅 Senin, 17 Jul 2023, 00:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Informasi Terbaru, BMKG Perkirakan Sulut Potensial Cuaca Ekstrem Hingga 20 Juli Mendatang Doc: ANTARA/Karel A Polakitan
Ket. Mendung menutupi wilayah pegunungan di bagian selatan Kota Manado.

Manado - informasi terbaru. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan beberapa wilayah di Sulawesi Utara masih berpotensi cuaca ekstrem hingga 20 Juli 2023.

"Waspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang," sebut Koordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Ben A Molle di Manado, Minggu.

Ben menjelaskan, gangguan fenomena Maden Jullian Oscillation (MJO) diprediksi terpantau aktif di Sulawesi Utara yang berpotensi menyebabkan peningkatan pertumbuhan awan hujan.

MJO merupakan aktivitas intra seasonal yang terjadi di wilayah tropis yang dapat dikenali berupa adanya pergerakan aktivitas konveksi yang bergerak ke arah timur dari Samudera Hindia ke Samudera Pasifik yang biasanya muncul setiap 30 sampai 40 hari.

Selanjutnya, bibit Siklon 98W terpantau berada di Samudra Pasifik Utara Papua yang membentuk daerah perlambatan angin (konvergensi) yang meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di Sulawesi Utara bagian utara atau di daerah kepulauan.

Sementara dari analisa labilitas atmosfer yang menunjukkan kondisi labil sehingga mendukung aktivitas konvektif skala lokal di wilayah Sulawesi Utara.

Wilayah-wilayah Sulut yang potensial dilanda cuaca ekstrem tanggal 17 Juli yaitu Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, dan Kabupaten Kepulauan Talaud.

Di hari berikutnya, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Kepulauan Talaud.

Di tanggal 19 Juli, potensi cuaca ekstrem berpeluang terjadi di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Kepulauan Talaud.

Sementara di tanggal 20 Juli, diperkirakan terjadi di Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Kepulauan Talaud.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Olahraga
Formula 1: Antonelli Harus ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.