Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bandarlampung Berupaya Menggerakkan Warga untuk Menangani Sampah

📅 Minggu, 16 Jul 2023, 21:39 WIB | Oleh:
Bandarlampung Berupaya Menggerakkan Warga untuk Menangani Sampah Doc: ANTARA/Dian Hadiyatna
Ket. Arsip Foto - Warga bergotong royong membersihkan sampah di Pantai Sukaraja, Kota Bandarlampung.

BANDARLAMPUNG - Pemerintah Kota Bandarlampung di Provinsi Lampung berupaya menggerakkan warga untuk menangani sampah rumah tangga, termasuk memilah sampah berdasarkan jenis.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandarlampung Budiman P Mega di Bandarlampung, Minggu, menyampaikan bahwa dinas melaksanakan sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran warga dalam menangani sampah rumah tangga.

"Agar mereka dapat memilah sampah," katanya.

Setelah memilah sampah berdasarkan jenis, organik dan anorganik, ia mengatakan, warga bisa menyetorkan sampah yang sudah dipilah ke bank sampah dan mendapat manfaat ekonomi darinya.

"Ada sekitar 15 bank sampah di kota ini. Nanti sampah-sampah bisa dilarikan ke sini. Kemudian yang mengelola dua perusahaan yang kami libatkan dalam pengelolaan sampah ini," kata Budiman.

Penggerakan warga untuk menangani sampah di tingkat rumah tangga ditujukan untuk mengurangi sampah yang masuk ke tempat pemrosesan akhir atau TPA sampah.

"Minimal hal ini kalau dilakukan bisa mengurangi sampah-sampah rumah tangga yang masuk ke TPA Bakung," kata Budiman.

Mengenai penanganan sampah di pesisir, ia mengatakan, dinas menggandeng badan usaha milik negara (BUMN) dan perusahaan swasta untuk membantu.

"Kami segera lakukan kerja sama pengelolaan sampah di pesisir dengan pihak ketiga, salah satunya bank dari BUMN dan swasta," katanya.

Namun, dia belum memberikan penjelasan terperinci mengenai badan usaha yang diajak bekerja sama maupun lingkup kerja sama pengelolaan sampah yang akan dilakukan dengan perusahaan negara dan swasta.

Dia juga mengatakan bahwa dinas sudah membahas upaya penanganan sampah di kawasan Pantai Sukaraja dengan masyarakat setempat.

"Ke depan kami akan tanam pohon, lalu membuat taman di sana. Tapi dengan catatan masyarakat harus sama-sama menjaganya. Jangan sampai tidak dirawat atau malah dirusak," kata dia. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.