Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Persatuan, Menlu RI Tegaskan Asean Harus Miliki Kredibilitas

📅 Selasa, 11 Jul 2023, 22:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Persatuan, Menlu RI Tegaskan Asean Harus Miliki Kredibilitas Doc: ANTARA/Aditya Pradana Putra
Ket. Menlu Retno Marsudi menyampaikan sambutan dalam Sidang Paripurna Pertemuan Menteri Luar Negeri Asean (AMM) ke-56 di Jakarta, Selasa (11/7/2023).

Jakarta - Perkuat persatuan. Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menegaskan bahwa Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (Asean) harus memiliki kredibilitas jika ingin tetap menjaga persatuan dan sentralitasnya.

"Ini berarti pelaksanaan Piagam Asean secara konsisten, termasuk dalam proses pengambilan keputusan dalam situasi darurat," kata Retno ketika menyampaikan pidato pembukaan sidang pleno Pertemuan ke-56 Menlu Asean (AMM) di Jakarta, Selasa.

Hanya dengan sikap bersatu, menurut dia, maka Asean bisa menjawab dan mengantisipasi berbagai tantangan di masa depan.

Lebih lanjut diajuga menekankan pentingnya Asean untuk menavigasi dinamika di kawasan.

"Kita perlu mengirimkan pesan yang jelas bahwa Asean tidak akan pernah menjadi wakil dalam persaingan kekuatan besar," ujar Retno, yang menambahkan bahwa Traktat Persahabatan dan Kerja Sama (TAC) harus dipatuhi oleh semua mitra wicara Asean.

Asean, menurut Retno, juga harus menjadi pelopor dalam membangun arsitektur kawasan yang inklusif.

Selain itu, dia menekankan bahwa Asean juga harus menjadi yang terdepan dalam membangun arsitektur kawasan yang inklusif yang berlandaskan perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran di Indo-Pasifik.

Untuk itu, Asean dinilai perlu memperluas kerja sama yang inklusif dengan kawasan lain, seperti Forum Kepulauan Pasifik (PIF) dan Asosiasi Negara-negara Lingkar Samudera Hindia (IORA).

"Selanjutnya, kita perlu bergerak melampaui langkah-langkah membangun kepercayaan dan mengambil langkah berani untuk mencegah potensi konflik dan secara agresif memajukan perdamaian melalui diplomasi preventif. Hanya melalui ini Asean dapat terus menjadi penting dan menjadi episentrum pertumbuhan," tutur Retno.

Rangkaian AMM ke-56 diikuti oleh hampir seluruh anggota Asean dan Timor Leste.

Sementara itu, Myanmaryang masih belum juga dapat menyelesaikan krisis politik di negaranya kembali absen dalam pertemuan Asean karena tidak mengirimkan perwakilan non politis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Ekonomi
Neraca perdagangan Indonesi...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Advertisement
Data Center AI Jatiluhur Ternyata Tanpa Amdal! KDM Setop Pembangunannya

Data Center AI Jatiluhur Ternyata Tanpa Amdal! KDM Setop Pembangunannya

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.