Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PM Belanda Mengundurkan Diri karena Perbedaan Soal Imigran

📅 Sabtu, 08 Jul 2023, 15:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
PM Belanda Mengundurkan Diri karena Perbedaan Soal Imigran Doc: AFP/ANP/Phil Nijhuis
Ket. Perdana Menteri Belanda Mark Rutte mengatakan ada perbedaan yang 'tidak dapat diatasi' dalam pemerintahan koalisinya.

DEN HAAG - Pemerintahan koalisi Perdana Menteri Belanda Mark Rutte runtuh pada Jumat (7/7) karena perbedaan yang "tidak dapat diatasi" tentang cara menangani migrasi. Pemilihan umum diharapkan digelar November mendatang.

Rutte (56), pemimpin terlama di pemerintahan Belanda dan salah satu politisi paling berpengalaman di Eropa mengatakan, pembicaraan selama berhari-hari antara empat pihak gagal menghasilkan kesepakatan.

Mereka berselisih karena rencana Rutte memperketat pembatasan reunifikasi keluarga pencari suaka, upaya untuk mengekang jumlah pencari suaka menyusul skandal migrasi tahun lalu.

"Bukan rahasia lagi bahwa mitra koalisi memiliki pandangan yang sangat berbeda tentang kebijakan migrasi," kata Rutte, pemimpin partai VVD kanan-tengah, dalam konferensi pers setelah pembicaraan gagal.

"Malam ini, sayangnya kami telah mencapai kesimpulan bahwa perbedaan tidak dapat diatasi. Untuk alasan ini, saya akan segera menyampaikan pengunduran diri saya secara tertulis kepada raja atas nama seluruh pemerintahan."

Pemerintah kemudian mengkonfirmasi bahwa Rutte telah mengajukan pengunduran dirinya dan akan mengunjungi Raja Willem-Alexander pada Sabtu (8/8).

Koalisi tersebut merupakan yang keempat bagi Rutte sejak menjabat pada 2010. Tetapi koalisi baru dilantik pada Januari 2022 setelah mencapai rekor negosiasi selama 271 hari dan terpecah belah dalam banyak masalah.

Rutte dijuluki "Teflon Mark" karena lapisan panci antilengket, kemampuannya menghindari bencana politik. Ia mengatakan memiliki "energi" untuk bertahan untuk masa jabatan kelima tetapi dia harus "bercermin" terlebih dahulu.

Sangat Mengecewakan

Pemilihan paling awal dapat diadakan adalah pada pertengahan November,kata komisi pemilihan Belanda.

Rutte mengatakan akan memimpin pemerintahan sementara sampai saat itu, yang akan fokus pada tugas termasuk dukungan untuk Ukraina.

Runtuhnya pemerintahan Rutte memicu pertarungan sengit antara empat partai dalam koalisi berusia satu setengah tahun, yang dijuluki "Rutte IV".

ChristenUnie, sebuah partai Kristen Demokrat yang mendapat dukungan utamanya dari "Sabuk Alkitab" Protestan yang kukuh di Belanda tengah, dan D66 kiri-tengah, telah menentang rencana Rutte.

Dia menuntut agar jumlah kerabat pengungsi perang yang diizinkan masuk ke Belanda dibatasi hingga 200 per bulan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Ekonomi
AirNav Indonesia Perkuat Ko...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.