Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jepang Rampungkan Inspeksi Sistem Pembuangan Air PLTN Fukushima

📅 Senin, 03 Jul 2023, 00:00 WIB | Oleh:
Jepang Rampungkan Inspeksi Sistem Pembuangan Air PLTN Fukushima Doc: ANTARA/XINHUA
Ket. PLTN Fukushima Daiichi terlihat dari kejauhan.

TOKYO - Regulator nuklir Jepang telah selesai melakukan inspeksi sebuah sistem yang baru rampung untuk membuang air limbah radioaktif ke laut dari pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Fukushima Daiichi yang rusak, demikian dilaporkan media lokal.

Otoritas Regulasi Nuklir (Nuclear Regulation Authority/NRA), pada Jumat (30/6), melakukan pemeriksaan kebocoran dan ketidaknormalan lainnya dengan mengalirkan air melalui sistem tersebut dan memeriksa katup penghentian darurat untuk memastikannya berfungsi dengan baik.

Seperti dikutip dari Antara, para pejabat NRA, kata NHK, melaporkan tidak ada masalah khusus dengan kinerja fasilitas itu secara keseluruhan. Badan regulator nuklir itu akan menyusun sebuah laporan tentang hasil inspeksi tersebut dalam waktu sekitar sepekan.

Jika NRA mengeluarkan sertifikat kepada operator pembangkit listrik itu, Tokyo Electric Power Company (TEPCO), sistem tersebut akan siap untuk dioperasikan.

NRA merampungkan inspeksi on-site terakhir yang berlangsung tiga hari pada Jumat. TEPCO menyelesaikan pembangunan sistem pembuangan air limbah itu pada Senin (26/6).

Meski terus ditentang oleh negara-negara tetangganya dan negara-negara di Kepulauan Pasifik, Jepang terus bergegas melaksanakan rencananya untuk membuang air limbah radioaktif dari PLTN Fukushima yang rusak ke Samudra Pasifik.

Siaga Tinggi

Sementara itu, pakar arus laut, memperkirakan limbah radioaktif dari Fukushima akan menyapu tepat melintasi Pasifik.

Forum Kepulauan Pasifik atau Pacific Islands Forum (PIF) telah bertemu dengan Jepang dalam upaya untuk mendapatkan jaminan operasi akan aman.

Sekretaris Jenderal PIF, Henry Puna, menekankan pentingnya hubungan Jepang dengan negara-negara Pasifik. Minggu ini, dia telah mengeluarkan pernyataan keras yang menegaskan kembali posisi badan regional itu.

Dia mengatakanlangkah itu berpotensi menjadi "preseden" untuk pembuangan limbah nuklir dalam jumlah besar secara sengaja dan sepihak ke "lautan kita".

"Ini sendiri menimbulkan dampak besar dan kekhawatiran jangka panjang bagi negara-negara Kepulauan Pasifik yang seharusnya tidak menanggung kegiatan uji coba nuklir lainnya," ungkapnya.

"Pendekatan baru, termasuk alternatif untuk pembuangan laut, diperlukan dan merupakan langkah maju yang bertanggung jawab," kata Puna.

PIF telah menugaskan panel ahli independen untuk memverifikasi data Jepang. Laporan mereka diharapkan akan dirilis setelah ada laporan akhir Badan Energi Atom Internasional atau International Atomic Energy Agencies

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

49 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

59 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.