Mengagetkan Ada Ledakan di Kediri, Polisi Pun Turun Tangan
Sabtu, 01 Jul 2023, 00:37 WIBKediri - Mengagetkan, aparat Kepolisian Resor (Polres) Kediri, Jawa Timur, menangani ledakan petasan karbit yang terjadi di sebuah masjid di Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri, mengakibatkan lima orang remaja menjadi korban luka-luka
Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Kediri AKP Rizkika Atmadha mengemukakan pihaknya masih melakukan penyelidikan perkara ini. Saat ini, tim berupaya meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk korban.
"Kami terima laporan tersebut dari terjadi dugaan ledakan petasan. Saat ini, masih dalam penyelidikan," katanya di Kediri, Jumat.
Diamengatakan anggota polisi sudah ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), dan juga telah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi tersebut.
Untuk pemeriksaan korban, kata dia, saat ini belum bisa dilakukan dan masih menunggu proses pemulihan mereka karena korban masih mendapatkan perawatan, termasuk yang masih dirawat di rumah sakit.
Kasdi (60), salah seorang pengurus masjid di TKP mengatakan ledakan terjadi di dekat Masjid Darussalam, Desa Nambakan, Ringinrejo, Kabupaten Kediri, menjelang Hari Raya Idul Adha 2023.
Awalnya, kata dia, sekitar pukul 03.30 WIB, terdapat sejumlah remaja yang membawa bungkusan plastik isinya karbit yang rencananya akan disulut untuk memeriahkan perayaan Idul Adha. Namun dirinya tidak mengetahui mengapa karbit tersebut tiba-tiba meledak.
"Buat merayakan Idul Adha. Rencana katanya mau diledakkan di jalan," katanya.
Ia mengatakan dalam kejadian itu lima orang remaja menjadi korban, antara lain berinisial MR (18), MS (17), RS (18), AS (19), dan NP (18). Seluruhnya warga Desa Nambakan, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri.
Dalam insiden itu, kata dia, satu remaja harus dirujuk ke rumah sakit karena mengalami luka yang cukup parah. Sedangkan, yang lainnya sudah mendapatkan perawatan medis dan rawat jalan.
Sementara itu, akibat ledakan tersebut sejumlah fasilitas di masjid dan madrasah rusak, terutama terjadi pada bagian kaca, plafon, dan atap galvalum masjid.
"Yang rusak plafon masjid, plafon madrasah, galvalum. Bagian atap madrasah juga parah," kata dia.
Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, ujar dia, saat ini pihaknyasudah memasang garis polisi di lokasi kejadian.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
JLM dan SSU Tandatangani Dua Kesepakatan Strategis Perkuat Kedaulatan Digital Indonesia
-
Realisasi investasi triwulan III di Sumut
-
Terjadi Ledakan di SMAN 72 Jakarta Utara, Siswa Luka dan Gegana Turun Tangan
-
Waduh, Negara Bisa Terkubur Sampah, 260 Pemda Darurat Sampah
-
UMKM Perempuan Dorong Ekonomi Kreatif Berbasis Hobi di Yogyakarta
-
Polisi Ungkap Fakta Baru Pembunuhan Alvaro, Ada Peran Besar Saksi Kunci Ungkap Kasus Ini
-
EMT Muhammadiyah Jadi Tim Medis Darurat Pertama di Indonesia yang Terverifikasi WHO
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.