Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

45.000 Polisi Prancis Dikerahkan untuk Padamkan Kerusuhan

📅 Sabtu, 01 Jul 2023, 08:35 WIB | Oleh: Tim Penulis

"Beberapa jam ke depan ini akan menentukan," tulis Darmanin dalam sebuah catatan kepada layanan darurat.

Perdana Menteri Elisabeth Borne juga mengumumkan pembatalan acara berskala besar -- seperti konser -- di seluruh negeri.

Bus dan trem, yang menjadi sasaran kekerasan pada beberapa malam sebelumnya, berhenti beroperasi pada pukul 21:00 (1900 GMT) dan penjualan kembang api besar serta cairan yang mudah terbakar telah dilarang.

Para Perusuh Muda

Macron mendesak orang tua untuk bertanggung jawab atas perusuh di bawah umur, sepertiga di antaranya adalah "muda atau sangat muda".

Dia berjanji untuk bekerja dengan jejaring sosial untuk mengekang "kekerasan peniru" yang menyebar melalui layanan seperti TikTok dan Snapchat.

Prancis diguncang aksi protes sejak Nahel ditembak dari jarak dekat saat pemberhentian lalu lintas yang terekam dalam video.

Dalam wawancara media pertamanya sejak penembakan itu, ibu Nahel, Mounia, mengatakan kepada televisi France 5: "Saya tidak menyalahkan polisi, saya menyalahkan satu orang: orang yang merenggut nyawa putra saya."

Dia mengatakan petugas berusia 38 tahun yang bertanggung jawab, yang ditahan dan didakwa melakukan pembunuhan pada hari Kamis, "melihat wajah Arab, seorang anak kecil, dan ingin mengambil nyawanya".

Kantor Hak Asasi Manusia PBB mengatakan Jumat bahwa pembunuhan remaja keturunan Afrika Utara adalah "momen bagi negara untuk secara serius menangani masalah rasisme dan diskriminasi rasial yang mendalam dalam penegakan hukum".

Sebuah pernyataan kementerian luar negeri menolak tuduhan itu sebagai "sama sekali tidak berdasar".

Pada Kamis, dua serikat polisi utama mengatakan mereka "berperang" dengan perusuh, yang mereka samakan dengan "hama".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.