BRIN Pastikan Tata Kelola Aset LBM Eijkman Sudah Sesuai Ketentuan

Jumat, 30 Jun 2023, 09:37 WIB

JAKARTA - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memastikan tata kelola aset milik Lembaga Biologi Molekuler Eijkman telah dilakukan secara baik sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Menurut siaran pers BRIN yang dikutip di Jakarta, Jumat (30/6), pengambilalihan dan pemindahan aset dari Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman dilakukan pada awal 2022 dalam proses integrasi lembaga riset ke dalam BRIN.

"BRIN mulai mengambil alih dan memindahkan aset LBM Eijkman pada awal 2022 sebagai bagian dari proses integrasi, serta (melakukan) pengembalian aset tanah dan bangunan di kawasan RSCM ke Kementerian Kesehatan cq RSCM," kata Kepala BRIN Laksana Tri Handoko.

Ia menambahkan, sejak awal aset tersebut berstatus pinjam pakai dari Kementerian Kesehatan.

Handokomenyampaikan bahwa integrasi infrastruktur riset merupakan strategi awal yang penting dalam proses konsolidasi seluruh sumber daya ilmu pengetahuan dan teknologi agar pemerintah melalui BRIN dapat menjadi pengungkit bagi semua pihak untuk masuk ke aktivitas riset dengan mudah.

Saat melakukan pengalihan aset, dia mengungkapkan, BRIN menemukan sejumlah masalah terkait tata kelola aset LBM Eijkmanseperti yang tertuang dalam laporan hasil pemeriksaan dengan tujuan tertentu yang dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Laporan itu menyebut adanya aset yang tidak tercatat, hibah aset dari Badan Intelijen Negara yang tidak tercatat, serta penyimpanan aset dan persediaan di gudang pihak ketiga.

Menurut Handoko, BPK menemukan masalah tersebut saat mengaudit aset LBM Eijkman pada semester 2 tahun 2022.

"Audit tersebut untuk melihat kondisi pada periode tahun 2021 sampai dengan semester 1 tahun 2022. Audit ini merupakan bagian dari pemeriksaan dengan tujuan tertentu untuk melihat tata kelola aset dan anggaran di BRIN sebelum proses likuidasi eks lima entitas dieksekusi sebelum integrasi," ia menjelaskan.

Setelah proses pengambilalihan aset, Handokomenyampaikan, BRIN melakukan perbaikan tata kelola secara menyeluruh serta menata ulang aset untuk memastikan seluruhnya telah memenuhi kaidah tata kelola aset negara yang berlaku.

"Saat ini sebagian besar aset eks LBM Eijkman telah dioperasikan di Gd. Genomik Cibinongbersama beragam alat canggih lainnya, termasuk Cryo-EM terbaru untuk melihat struktur protein serta Lab Pusat Sekuensing," katanya.

Koordinator Pengembangan Riset Berbasis Cryo-EM Sandi Sufiandi menjelaskan, pemindahan peralatan laboratorium dari berbagai lembaga telah dilakukan dengan baik dan berjalan lancar.

"Perihal proses perpindahan kita mapping semuanya. Yang pasti, kita pastikan barangnya ada, karena itu milik negara," kata Sandi.

Dia mengatakan, peralatan laboratorium yang telah dipindahkan kini dapat digunakan oleh peneliti BRIN maupun peneliti dari luar BRIN.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.