BEI Naikkan Modal Dasar Jadi Rp1,5 Triliun
Jumat, 30 Jun 2023, 09:25 WIBJAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, Rabu (28/6), menyetujui untuk meningkatkan modal dasar menjadi 1,5 triliun rupiah dari semula sebesar 27 miliar rupiah, sementara modal disetor perseroan diusulkan meningkat menjadi 772,50 miliar rupiah dari 13,90 miliar rupiah.
"Kedua tahapan pada agenda empat dilaksanakan sebagai tindak lanjut dan sesuai dengan ketentuan POJK (Peraturan Otoritas Jasa Keuangan) 3 Tahun 2021," ujar Sekretaris BEI Yulianto Aji Sadono dalam konferensi pers RUPST BEI di Jakarta, Rabu (28/6).
Selain itu, dalam RUPST, BEI memutuskan untuk menempatkan sebesar 20 persen dari modal disetor per 31 Desember 2022 atau setara 2,80 miliar rupiah sebagai cadangan wajib.
Kemudian, perseroan menarik kembali untuk menghapus satu saham treasury stock, yang mengakibatkan penurunan modal ditempatkan dan disetor perseroan, sehingga modal disetor perseroan menurun dari 14,04 miliar rupiah menjadi 13,90 miliar rupiah.
Bursa Efek Indonesia membukukan laba bersih tahun berjalan sebesar 968,74 miliar rupiah selama 2022, atau tumbuh 9,9 persen dibandingkan 2021 atau year on year (yoy). Laba bersih perseroan ditopang oleh pendapatan usaha yang meningkat 9,6 persen (yoy) menjadi sebesar 2,51 triliun rupiah pada 2022, dari sebelumnya sebesar 2,29 triliun rupiah pada 2021.
Secara keseluruhan, jumlah total pendapatan BEI sebesar 2,91 triliun rupiah atau meningkat 10,5 persen (yoy) pada 2022, dari sebelumnya 2,63 triliun rupiah pada 2021.
Selama 2022, BEI membukukan total aset senilai 10,87 triliun rupiah atau meningkat 15,1 persen (yoy) dibandingkan 2021, dengan total kewajiban (liabilitas) sebesar 3,94 triliun rupiah atau meningkat 14,1 persen (yoy) dibandingkan 2021. Perseroan mencatatkan total ekuitas sebesar 6,93 triliun rupiah selama 2022, atau meningkat 15,6 persen (yoy) dibandingkan 2021.
Sebagai informasi, pasar modal Indonesia selama tahun 2022 ditutup positif dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencapai posisi 6.850,52 atau menguat 4,09 persen, dibandingkan akhir tahun 2021.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Tak Tanggung-tanggung, Maluku Sajikan 47 Event Wisata di 2026 untuk Dongkrak Kunjungan Turis
-
IHSG Berisiko Tertekan, 2 Maret 2026
-
AHY Dorong Hunian TOD di Kota Besar untuk Atasi Keterbatasan Lahan
-
Whoosh Ngebut Lagi, 62 Perjalanan Siap Layani Penumpang
-
Singkirkan Khamenei, Trump Ingin Lanjutkan Perundingan dengan Pemimpin Baru Iran
-
Liga Champions: Gol Penalti Yamal Selamatkan Barcelona dari Kekalahan di Kandang Newcastle
-
BPBD Jatim-BMKG Juanda Modifikasi Cuaca untuk Antisipasi Cuaca Ekstrem
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.