Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keren, Anggota DPR Ini Pilih Bungkus Daging dengan Wadah yang Ramah Lingkungan

📅 Kamis, 29 Jun 2023, 12:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keren, Anggota DPR Ini Pilih Bungkus Daging dengan Wadah yang Ramah Lingkungan Doc: ANTARA/HO-Dok Dedi Mulyadi
Ket. Dedi Mulyadi gunakan bongsang (anyaman bambu) untuk bungkus daging kurban agar ramah lingkungan.

Purwakarta - Keren, Anggota DPR Dedi Mulyadi memilih bongsang atau wadah dari anyaman bambu sebagai tempat daging dibanding menggunakan kantong plastik, agar lebih ramah lingkungan.

"Hal yang lebih utama ialah mengurangi penggunaan plastik. Karena sesuatu yang baik harus dimulai dari diri sendiri," kata Dedi melalui sambungan telepon, di Purwakarta, Kamis.

Selain lebih ramah lingkungan, katanya, penggunaan anyaman bambu sebagai wadah daging juga terlihat lebih estetik, ditambah dengan pembungkus daging yang menggunakan daun jati.

Upaya mengurangi penggunaan plastik sebagai wadah daging kurban tersebut diakuinya sudah dilakukan sejak beberapa tahun terakhir setiap Idul Adha.

Kebiasaan lain yang dilakukan Dedi ialah membagikan daging sebelum perayaan Idul Adha. Daging yang dibagikan kepada ribuan warga itu dibungkus dengan menggunakan anyaman bambu yang dipadukan dengan daun jati.

Ia menyampaikan, pembagian daging tersebut bukan termasuk dari bagian ibadah kurban. Pendistribusian daging sebelum hari raya itu sebagai bentuk kecintaan terhadap warga, karena tidak setiap warga bisa menikmati daging setiap saat.

Selama ini, katanya, warga terutama yang miskin baru bisa menikmati daging pada sore hari setelah panitia kurban membagikan.

Dedi ingin warga yang kurang mampu bisa bersama menikmati daging setelah ibadah shalat Idul Adha.

"Tapi jangan salah paham ya, (walaupun ada pemotongan hewan dan dagingnya dibagikan kepada warga sebelum hari raya), saya tetap potong sapi setelah shalat Idul Adha untuk kurban," katanya.

Pada musim lebaran Idul Adha tahun ini Dedi menebar ribuan bongsang ke sejumlah daerah di Subang, Purwakarta, Karawang hingga Bekasi dan daerah lainnya di Jawa Barat.

Ia menggunakan jasa pengemudi ojek online perempuan untuk mengantarkan daging tersebut langsung ke rumah-rumah warga.

Kang Dedi Mulyadi mengatakan hal tersebut sebagai bentuk pemberdayaan perempuan sekaligus menambah uang dapur untuk para kaum perempuan yang berprofesi sebagai ojek online.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Rona
Film Dokumenter Lisa Blackp...
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.