Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Membanggakan, Pemkot Surabaya Gelar Kerja Bakti di 191 Tempat Penampungan Sampah

📅 Selasa, 27 Jun 2023, 00:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Membanggakan, Pemkot Surabaya Gelar Kerja Bakti di 191 Tempat Penampungan Sampah Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Surabaya
Ket. Sejumlah petugas mengikuti kerja bakti membersihkan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di Kota Surabaya, Senin (26/6/2023).

Surabaya - Membanggakan, Pemerintah Kota Surabaya menggelar kerja bakti membersihkan 191 Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang tersebar di Kota Pahlawan, Jawa Timur, Senin, dengan tujuan untuk menghilangkan kesan kumuh TPS.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya Agus Hebi Djuniantoro mengatakan, kegiatan yang diikuti oleh seluruh jajaran Perangkat Daerah (PD) di lingkungan Pemkot Surabaya juga untuk mengantisipasi adanya antrean penumpukan volume sampah dan mencegah timbulnya bau kurang sedap diTPS.

"Kerja bakti yang dilakukan adalah pembersihan, pengecatan, hingga perantingan di area TPS," ujar Hebi saat kerja bakti di TPS Kaliwaron Surabaya.

Untuk mengubah kesan kumuh di TPS, lanjut dia, pihaknya menyiapkan petugas pengawas (checklist) untuk memonitor volume sampah dan gerobak di TPS.

"Gerobak sampah harus kembali ke RW masing-masing, serta tidak boleh meninggalkan hasil pulungan sampah di TPS," kata Hebi.

Hebi menjelaskan, dengan adanya petugas pengawasdiharapkan bisa mengatur gerobak sampah sesuai jadwal. Yakni, agar tidak datang bersamaan ke TPS sehingga tidak menimbulkan penumpukan.

"Jam pengangkutan sampah pun sudah kami tempel, jadi warga bisa mengawasi. Misalnya pukul 08.15 WIB untuk pengangkutan pertama, tetapi pukul 08.30 WIB belum diangkut, maka warga bisa melapor ke DLH. Jadi tidak ada penumpukan sampah agar TPS tetap bersih," ujarnya.

Dalam kegiatan kerja bakti tersebut, kata dia, seluruh jajaran PD di lingkungan Pemkot Surabaya ikut diterjunkan guna melakukan pembersihan dan pengecatan di seluruh TPS se-Surabaya.

Setelah pelaksanaan kerja bakti, seluruh sampah akan diangkut oleh DLH Surabaya menuju ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo, sedangkan untuk hasil perantingan akan diangkut menuju ke rumah kompos.

Dengan adanya kerja bakti tersebut, Hebi berharap masyarakat sudah tidak memandang TPS sebagai tempat yang kumuh. Sebab, TPS kan dijaga kebersihannya agar tidak menimbulkan dampak lingkungan.

"Jadi nanti kalau kami akan membuka TPS baru, masyarakat tidak akan fobia (ketakutan) atau memandang TPS itu bau dan sebagainya. Karena TPS harus bersih dan tidak menimbulkan dampak lingkungan," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

30 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

39 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.