Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerak Cepat, Sukabumi Gelar Gerakan Pangan Murah untuk Stabilkan Pasokan dan Harga

📅 Selasa, 27 Jun 2023, 00:24 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, Sukabumi Gelar Gerakan Pangan Murah untuk Stabilkan Pasokan dan Harga Doc: ANTARA/Aditya Rohman
Ket. Warga Kota Sukabumi, Jabar saat memadati acara Gerakan Pangan Murah yang digelar Bapanas di halaman Kantor Kecamatan Baros, Kota Sukabumi pada Senin, (26/6/2023).

Sukabumi - Gerak cepat, Kota Sukabumi, Jawa Barat menggelar Gerakan Pangan Murah yang merupakan program dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) pada Senin, (26/6) yang bertujuan untuk menstabilkan pasokan serta harga pangan.

"Kegiatan ini merupakan program dari Bapanas dan untuk pelaksanaannya kami sengaja memilih di halaman Kantor Kecamatan Baros, Kota Sukabumi," kata Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi di Sukabumi, Senin.

Menurut Fahmi, kegiatan ini juga bekerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Pemerintah Provinsi Jabar dan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi.

Program Gerakan Pangan Murah bertujuan untuk stabilisasi pasokan dan harga pangan terutama menghadapi hari besar keagamaan seperti yang paling terdekat adalah perayaan Idul Adha 1444 H.

Selain itu, kegiatan ini pun dalam upaya pemerintah mengendalikan laju inflasi khususnya di Kota Sukabumi yang pada Mei 2023 mencapai angka 4,53 persen. Tentunya dengan diselenggarakan kegiatan yang dilakukan secara serentak 314 kota dan kabupaten di Indonesia inflasi bisa ditekan, kemudian harga dan pasokan pangan stabil.

"Untuk di Kota Sukabumi ada dua hal yang diantisipasi pertama ketersediaan barang pokok penting (bapokting) dan harga. Antisipasi ini merupakan upaya kami untuk menekan terjadinya peningkatan inflasi, karena salah satu faktor yang mempengaruhi naiknya inflasi adalah kenaikan harga pangan yang diakibatkan persediaan kurang," tambahnya.

Fahmi mengatakan adapun bapokting yang disediakan dalam kegiatan ini seperti daging ayam, cabai, gula pasir, beras dan lain-lain berasal dari berbagai pihak salah satunya Badan Urusan Logistik (Bulog). Untuk harganya pun di bawah pasaran karena sudah disubsidi oleh pemerintah.

Seperti beras poktan premium dijual dengan harga Rp55 ribu/5 kg, beras SPHP medium Rp45 ribu/5 kg, minyak kita Rp14 ribu/liter, telur ayam Rp28 ribu/kg, gula pasir Rp13 ribu/kg, daging sapi beku Rp90 ribu/kg, daging ayam Rp38 ribu/k, bawang merah Rp9 ribu/kg dan bawang putih Rp8 ribu/kg.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.