Bunker 'Horor' Unit 731 Milik Tentara Jepang Saat PD II Ditemukan di Tiongkok

Senin, 26 Jun 2023, 15:53 WIB

JAKARTA - Para arkeolog di Tiongkok menemukan bunker rahasia yang digunakan para ilmuwan Jepang untuk melakukan eksperimen mengerikan pada subjek manusia selama Perang Dunia II.

Mengutip Livescience, "bunker horor" yang ditemukan di dekat kota Anda, provinsi Heilongjiang, timur laut Tiongkok, digunakan oleh Unit 731 tentara Jepang yang terkenal selama pendudukan Jepang di Tiongkok dari tahun 1931 hingga 1945.

Ket. Foto: Foto dari udara memperlihatkan situs Anda, tempat para arkeolog menemukan fasilitas penelitian senjata biologis bawah tanah yang digunakan oleh militer Jepang pada Perang Dunia II. — Sumber: SCMP/Institut Peninggalan Budaya dan Arkeologi Pro

Dibangun oleh Jepang pada 1941 dan beroperasi hingga Jepang menyerah pada akhir Perang Dunia II, laboratorium tersebut merupakan tempat penelitian terbesar Unit 731, tetapi lokasi persisnya hilang hingga sekarang.

Unit 731 dimulai pada 1931 sebagai unit kesehatan masyarakat yang dikelola Jepang. Penelitiannya dengan cepat diperluas memasukkan eksperimen perang biologi dan kimia yang aneh menggunakan tawanan Tiongkok, Korea, Rusia, dan Amerika sebagai subjek ujicoba.

Para peneliti di Institut Relik Budaya dan Arkeologi Provinsi Heilongjiang, yang menggali bunker tersebut mengatakan kepada South China Morning Post, penemuan itu "menyoroti warisan dari kekejaman Unit 731 dan dampaknya terhadap upaya global mencegah perang biologis."

Hingga 12.000 pria, wanita, dan anak-anak dibunuh dalam eksperimen sadis Unit 731, yang mencakup pengujian granat, bom bakteri, penyembur api, dan senjata kimia.Individu juga terkena dehidrasi, dibunuh di dalam sentrifugal berputar, disuntik dengan darah hewan, disetrum dengan sinar-X, dibedah tanpa anestesi dan disimpan di dalam ruang bertekanan rendah sampai bola mata mereka pecah.

Kutu yang terinfeksi wabah yang dibiakkan di laboratorium Unit 731 juga dijatuhkan oleh pesawat yang terbang rendahdi atas kota-kota Tiongkok, menyebabkan wabah penyakit yang menewaskan ratusan ribu orang.

Para arkeolog telah menggali sebagian struktur berbentuk U, yang panjangnya kira-kira 108 kaki (33 meter) dan lebar 67 kaki (21 m), dengan ruang dan terowongan yang saling berhubungan.Karena para arkeolog belum melangkah masuk, tujuan pasti dari setiap ruangan belum diketahui, tetapi para peneliti telah mengkategorikan apa yang mereka yakini sebagai laboratorium, ruang observasi dan pembedahan, sel tahanan, barak, garasi, rumah pemandian, ruang makan, dan sumur.

Setelah Jepang menyerah pada September 1945, ASmenutupi bukti eksperimen mengerikan tersebutdan diam-diam memberikan kekebalan kepada para pemimpin Unit 731 dari tuntutan atas kejahatan perang sebagai imbalan atas penelitian mereka.Sebagian besar informasi ini kemudiandibawa ke Fort Detrickdi Maryland, pusat program senjata biologisPerang DinginAS antara tahun 1943 dan 1969.

Para arkeolog mengatakan, mereka akan terus menggali situs tersebut, mengumpulkan lebih banyak detail tentang masing-masing kamar dalam struktur dan bagaimana mereka bergabung untuk membentuk bunker yang mengerikan.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

Berita Terbaru

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.