Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Prof Emil Salim Dianugerahi Climate Hero Award oleh FPCI

📅 Minggu, 25 Jun 2023, 08:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Prof Emil Salim Dianugerahi Climate Hero Award oleh FPCI Doc: ANTARA
Ket. Prof Emil Salim

JAKARTA - Foreign Policy Community Indonesia (FPCI) memberikan penghargaanClimate Hero Award kepada Profesor Emil Salim dalam acara Indonesia Net-Zero Summit 2023 (INZS 2023).

"Prof. Emil terpilih menjadi salah satu penerima penghargaan Climate Hero Award karena kepemimpinan dan ketekunan yang secara terus menerus Prof. Emil lakukan dalam mengadvokasikan aksi iklim yang konkrit, ambisius, dan progresif," kata Ketua FPCI Dino Patti Djalal dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Sabtu (24/6).

FPCI mengadakan Climate Hero Award yang dianugerahkan pada tokoh-tokoh dan kelompok masyarakat yang berjasa dalam memperjuangkan ambisi, komitmen, dan aksi iklim Indonesia.

Melalui Climate Hero Award, FPCI ingin menghargai kepemimpinan dan ketekunan para tokoh dalam advokasi aksi iklim yang ambisius dan progresif, dan merupakan pengakuan tertinggi terhadap kontribusi signifikan para tokoh untuk Indonesia dan masa depan emisi nol bersih.

INZS 2023 merupakan konferensi iklim tahunan yang diadakan oleh FPCI sebagai ruang pertemuan bersama yang unik bagi menteri, pejabat, diplomat, pemuda, masyarakat sipil, dan berbagai kalangan lain untuk membicarakan isu iklim khusus di Indonesia.

INZS 2023 bertujuanmenghimpun dan mengukuhkan komitmen Indonesia dalam menyelamatkan masa depan bangsa dari krisis iklim.

Acara INZS 2023 dibuka dengan sambutan dari ketua dan pendiri FPCI Dino Patti Djalal, dilanjutkan oleh artis Maudy Ayunda, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, serta diikuti oleh penampilan Choi Siwon dalam sebuah video yang mendukung aksi iklim mencapai emisi nol bersih (net zero mission/NZE).

Pada kesempatan yang sama, penghargaan tersebut juga diberikan kepada Mercy Barends, anggota DPR Komisi VII di bidang energi, riset, dan teknologi, serta lingkungan, serta selaku Ketua Kaukus Ekonomi Hijau DPR RI, yang konsisten mengadvokasikan kebijakan pro-lingkungan dan pro-iklim.

"Saya terkesan dengan kepemimpinan dan ketekunan Bu Mercy dalam mengadvokasikan aksi iklim yang konkrit, ambisius, dan progresif. Ini adalah pengakuan tertinggi terhadap kontribusi signifikan Bu Mercy untuk bangsa Indonesia," ujar pendiri FPCI tersebut.

Selanjutnya, penghargaan diberikan kepada Komunitas Adat Marena, yang merupakan salah satu Masyarakat Adat Indonesia, yang menerapkan nilai-nilai kearifan lokal "Aluk Tanah" dalam pengelolaan hutan dan sumber daya alam, menyebutkan bahwa Komunitas Adat Marena percaya bahwa manusia berasal dari tanah, maka sudah sepantasnya tanah turut dijaga.

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy'ari, dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono juga turut hadir dalam INZS 2023.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

45 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

55 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.