Tetangga IKN Harapkan Pemerataan Akses Internet
Rabu, 21 Jun 2023, 23:05 WIBPENAJAM -- Penajam Paser Utara Provinsi Kalimantan Timur, sebagai kabupaten yang sebagian wilayahnya menjadi Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dan menjadi tetangga pusat pemerintahan nasional itu mengharapkan pemerataan akses Internet.
"Masih ada wilayahblank spot(tidak terjangkau akses Internet) tersebar di Kecamatan Penajam, Babulu dan Sepaku," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Penajam Paser Utara, Khairuddin di Penajam, Rabu.
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, lanjut Khairuddin, meminta dukungan pemerintah pusat agarblank spottidak ada lagi sehingga akses Internet untuk kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat.
Sejumlah wilayah yang masih terdapatblank spot,di daerah berjuluk Benuo Taka itu antara lain Desa Bukit Subur, Sepan, Sidorejo, dan Giripurwa di Kecematan Penajam. Terdapat pula titik nir-Internet di Kecamatan Babulu, yaitu empat titik yang tersebar di Desa Rintik, Gunung Makmur, Sumber Sari, dan Labangka Barat.
"Masih ada wilayahblank spot(tidak terjangkau akses Internet) tersebar di Kecamatan Penajam, Babulu dan Sepaku," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Penajam Paser Utara, Khairuddin di Penajam, Rabu.
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, lanjut Khairuddin, meminta dukungan pemerintah pusat agarblank spottidak ada lagi sehingga akses Internet untuk kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat.
Sejumlah wilayah yang masih terdapatblank spot,di daerah berjuluk Benuo Taka itu antara lain Desa Bukit Subur, Sepan, Sidorejo, dan Giripurwa di Kecematan Penajam. Terdapat pula titik nir-Internet di Kecamatan Babulu, yaitu empat titik yang tersebar di Desa Rintik, Gunung Makmur, Sumber Sari, dan Labangka Barat.
Kemudian di Kecamatan Sepaku masih terdapat satu lokasiblank spot, yakni Desa Bumi Harapan.
Pemerintah Penajam Paser Utara mengusulkan kepada pemerintah pusat agar terdapat dukungan pembangunan menara telekomunikasi (Base Transceiver Station/BTS) di sejumlah kawasan yang tidak ada tersentuh jaringan Internet tersebut.
Pemerintah pusat melakukan penentuan titik koordinat, kemudian melakukan verifikasi wilayah pemasangan BTS atau menara telekomunikasi.
"Kami sudah koordinasi dengan pemerintah pusat terkaitblank spot, dan belum ada informasi berikutnya," kata Khairuddin.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
160 Kios Ilegal di Kawasan Puncak Cianjur Dibongkar, Pedagang Terima Kompensasi Rp10 Juta
-
Andoni Iraola Tiba di Liverpool, Selangkah Lagi Resmi Gantikan Arne Slot di Anfield
-
Kecelakaan Tunggal di Cikoko, Transjakarta Minta Maaf
-
DPR dan Pemerintah Sepakat Naikkan Target Pendapatan Negara 2027
-
Jalan, Irigasi, Sekolah Rakyat Dikebut: Kementerian PU Kawal Ketat Program Prioritas Presiden
-
Gelar RUPST 2025, PPRO Dorong Akselerasi Pemulihan dengan Penguatan Fundamental Usaha
-
KDM Kirim Karangan Bunga Hitam-Putih HUT Jakarta, Banjir Apresiasi di Balai Kota
Berita Terbaru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.