14 Perusahaan Indonesia Ikuti Pameran 'Africa's Big 7' di Johannesburg

Senin, 19 Jun 2023, 16:00 WIB

JAKARTA - Sebanyak 14 perusahaan terkemuka Indonesia turut berpartisipasi dalam pameran bisnis Africa's Big 7 yang berlangsung di Gallagher Convention Center, Johannesburg, Afrika Selatan, pada 18-20 Juni 2023.

Keikutsertaan para pelaku usaha dari Tanah Air dalam gelaran bisnis tahunan itu diapresiasi oleh Kuasa Usaha ad Interim KBRI Pretoria Victor Josef Sambuaga, ketika menyampaikan sambutan pembukaan Paviliun Indonesia di pameran tersebut.

"Saya sangat bersyukur dan menghargai upaya perusahaan-perusahaan ini dalam mendukung tujuan utama kita bersama, yaitu membuka pasar baru dan meningkatkan akses pasar serta mempromosikan produk Indonesia di Afrika Selatan guna meningkatkan hubungan perdagangan antara kedua negara," kata dia, seperti disampaikan melalui keterangan tertulis KBRI Pretoria, Senin (19/6).

Victor lebih lanjut menjelaskan bahwa tantangan penetrasi produk Indonesia ke pasar Afrika Selatan dan negara sekitarnya tidak mudah karena, berbeda dengan produk negara-negara asal benua Eropa dan negara-negara lainnya yang dikenakan biaya relatif lebih rendah, produk Indonesia masih dikenakan tarif yang cukup tinggi.

"Sebuah tantangan, tentu, bagi produk Indonesia untuk memasuki pasar karena pemerintah Afrika Selatan masih memberlakukan tarif yang relatif tinggi sekitar 0-30 persen untuk produk makanan," ujar dia.

Kepala Pusat Promosi Perdagangan Indonesia (ITPC) Johannesburg Tonny Hendriawan menyampaikan bahwa kinerja perdagangan Indonesia dengan Afrika Selatan pada periode 2020-2022 menunjukkan tren positif, walaupun pada periode Januari-April 2023 angkanya masih cenderung stagnan.

Total perdagangan antara kedua negara meningkat 60,6 persen dari 1,3 miliar dolar AS (sekitar Rp19,5 triliun) pada 2020 menjadi 3,25 miliar dolar AS (sekitar Rp48,8 triliun) pada 2022, yang didukung dengan peningkatan nilai ekspor sebesar 38,07 persen.

Sementara kinerja ekspor Indonesia ke Afrika Selatan pada periode Januari-April 2023 masih relatif lebih rendah dibandingkan periode yang sama pada 2022 dari 330 juta dolar AS (hampir Rp5 triliun) menjadi 294 juta dolar AS (sekitar Rp4,4 triliun).

Namun, secara umum neraca perdagangan Indonesia-Afrika Selatan pada periode Januari-April 2023 nilainya telah mencapai 554 juta dolar AS (sekitar Rp8,3 triliun).

Tonny menjelaskan bahwa ekspor produk makanan olahan Indonesia ke Afrika Selatan dalam dua tahun terakhir masih harus terus dioptimalkan karena nilainya masih di bawah potensi pasar yang seharusnya bisa dicapai.

Pada 2021, nilai ekspor produk makanan olahan Indonesia ke Afrika Selatan mencapai 429 ribu dolar AS (sekitar Rp6,4 miliar), sementara pada 2022 mencapai320 ribu dolar AS (sekitar Rp4,8 miliar).

Untuk produk minuman tercatat kenaikan ekspor sebesar 37 persen dari 22,9 ribu dolar AS (sekitar Rp343,6 juta) pada 2021 menjadi 31,5 ribu dolar AS (sekitar Rp472,7 juta) pada 2022.

Melihat tren dalam dua tahun terakhir dalam hal ekspor makanan olahan dan minuman ke Afrika Selatan, Tonny berharap beragam produk Indonesia yang hadir di pameran Africa's Big 7 kali ini dapat meningkatkan pangsa pasar produk dan menjadi peluang bisnis guna perluasan pasar di Afrika Selatan dan negara-negara di sekitarnya.

"Banyak tantangan untuk penetrasi produk Indonesia, di antaranya adalah masalah besarnya tarif masuk serta pentingnya mempelajari perilaku konsumen lokal, juga kompetitor lokal dan dari negara-negara lain. Namun, kami optimistis produk-produk Indonesia akan tetap memiliki peluang dan potensi untuk memasuki pasar ini karena beberapa produk makanan dari Indonesia telah masuk di Afrika Selatan," ujar dia.

Nama-nama terkemuka seperti PT Rax Canning, PT Mayora Indah Tbk, PT Kapal Api Global, PT Sarimurni Abadi (Momogi), dan PT ABC Presiden hadir secara langsung dalam pameran Africa's Big 7.

Sementara itu, PT Orang Tua Group, PT Monde Mahkota Biscuits, PT Manohara Asri (Mahaghora Group), PT Indofood Sukses Makmur, Kalbe International, PT Kaldu Sari Nabati Indonesia, PT Pulau Sambu (Kara), Orang Tua Group dengan produknya yang sudah masuk di pasar Afrika Selatan, serta PT Kapiten Nusantara yang tidak hadir secara langsung tetapi menampilkan contoh produk mereka di Paviliun Indonesia.

Africa's Big 7adalah ajang pameran bisnis tahunan yang diselenggarakan di Kota Metropolitan Afrika Selatan, Johannesburg.

Kurang lebih 3.500 pelaku bisnis, mulai dari makanan dan minuman, katering, ritel, perhotelan, olahraga, serta tekstil dari 37 negara tercatat hadir pada dalam acara yang pada tahun 2023 memasuki edisinya yang ke-20.

Ket. Foto: Paviliun Indonesia hadir menampilkan berbagai produk makanan dan minuman dari Tanah Air selama pameran "Africa's Big 7" di Johannesburg, Afrika Selatan, pada 18-20 Juni 2023. — Sumber: ANTARA/KBRI Pretoria

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.