Stakeholder Olahraga Harus Bersatu agar Prestasi Indonesia Dapat Meroket Menuju Kelas Dunia
Minggu, 18 Jun 2023, 16:27 WIBJAKARTA - Menpora Dito Ariotedjo mengatakan stakeholder olahraga hendaknya bersatu agar prestasi Indonesia dapat meroket menuju kelas dunia. Harus terus digelorakan prestasi emas ketika sepakbola Indonesia merebut medali emas di SEA Games Kamboja 2023. Ini harus dijadikan momen untuk kebangkitan prestasi olahraga Indonesia.
"Saya berharap seluruh stakeholder olahraga, NOC (KOI), KONI Pusat, Pengurus Besar/Pengurus Besar (Cabor) dan masyarakat olahraga untuk bersatu agar tercipta prestasi emas Indonesia," ungkap Dito Ariotedjo saat menjadi pembicara dalam Silahturami Nasional Stakeholder Olahraga Indonesia Menuju Pentas Dunia yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, di Hall Gedung Dewan Pers Kebun Sirih, Sabtu (17/6).
Silaturahmi nasional tersebut juga menghadirkan Pelatih Timnas Indonesia U-20, Indra Safri, Sekjen KONI Pusat, TB Ade Lukman, Komite Eksekutif NOC Indonesia, Ismail Ning dan Exco PSSI, Arya Sinulingga.
Acara ini dipandu wartawan olahraga senior, Mahfudin Nigara serta dihadiri Ketua PWI Provinsi plus Siwo se-Indonesia.
Ketua Umum PWI Pusat, Atal S Depari mengatakan acara silaturahmi ini diselenggarakan sebagai apresiasi atas pencapaian Emas Indonesia dalam pesta olahraga negara-negara se-Asia Tenggara, SEA Games Kamboja 2023.
"Pencapaian emas Indonesia di SEA Games Kamboja, di mana sepakbola mengukir prestasi luar biasa dengan merebut medali emas harus jadi semangat baru stakeholder olahraga Indonesia untuk terus menghadirkan prestasi emas membanggakan dan mengharumkan Indonesia," tutur Atal S Depari.
Sementara itu, Ketua Siwo PWI Pusat, Gungde Ariwangsa memberi apresiasi tinggi atas semangat anak muda yang ditunjukkan Menpora Dito yang memiliki visi mengajak masyarakat Olahraga Indonesia bersatu demi menghadirkan prestasi untuk membanggakan Indonesia.
Sementara itu coach Indra Sjafri menuturkan Indonesia harus memiliki integritas yang ditanamkan bagi para pelaku sepakbola.
"Saya berharap sepakbola Indonesia memiliki karakter dan jati diri tersendiri. Kita memang harus belajar menuju ke arah sana. Tapi tolong jangan benturkan saya dengan pelatih asing," tutur Indra Sjafri.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Marcellus Widiarto
Berita Terkait:
-
Jenazah Pendaki Fahri Maulana Berhasil Dievakuasi dari Kawah Gunung Slamet
-
Clear Gandeng Shin Tae-yong Bina Talenta Muda Sepak Bola Indonesia
-
Antisipasi Abu Vulkanik, Masker Dibagikan kepada Warga Saat HBKB Jakarta
-
Bukan Sekadar Bumbu Tempe! Kemendikti Ungkap Alasan Ragi Tempe Harus Dilindungi
-
DPRD DKI Dorong Jakarta Tak Bergantung pada DBH, Siapkan Pembiayaan Alternatif
-
Telkomsel Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026, Bagikan Kejutan Manis di 118 GraPARI se-Sumatera
-
Unik! Penumpang Kereta Diajak Bentangkan Bendera 25 Meter Sambut HUT Ke-81 RI
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.