Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Aktivitas Gunung Lokon Meningkat, Warga Tomohon Diminta Waspada

📅 Sabtu, 17 Jun 2023, 08:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Aktivitas Gunung Lokon Meningkat, Warga Tomohon Diminta Waspada Doc: ANTARA/Karel A. Polakitan
Ket. Gunung Lokon dilihat dari Kota Tomohon, Sulawesi Utara.

TOMOHON - Pihak Pemerintah Kota Tomohon, Sulawesi Utara (Sulut) berharap warga tiga kelurahan yang tinggal di radius bahaya, mewaspadai erupsi Gunung Lokon.

"Jadi pos pengamatan gunung api sudah memberikan informasi terkait dengan aktivitas Gunung Lokon, saat ini waspada level II, status ini sudah berlangsung lama tapi beberapa hari terakhir ini mulai ada peningkatan," kata Camat Tomohon Utara Ricky Supit di Tomohon, Sabtu (17/6).

Peningkatan aktivitas vulkanik ini, kata dia, harus diwaspadai warga yang tinggal di Kelurahan KinilowI, Kelurahan Kinilow, dan Kelurahan Kakaskasen I.

Apalagi, kata dia, di tiga kelurahan tersebut ada sebagian masyarakat yang mata pencaharianmenjadi pemecah batu di lokasi tambang yang tak jauh dari kawah Gunung Lokon.

Ia menjelaskan terkait dengan kewaspadaan yang penting diingatkan kepada mereka sehingga warga tidak terlalu jauh beraktivitas mendekati kawah karena sewaktu-waktu terjadi letusan warga masih bisa mencari tempat yang lebih aman untuk berlindung.

"Memang banyak yang beraktivitas sebagai penambang batu, tidak dilarang atau menghentikan aktivitas pekerjaannya, akan tetapi perlu berhati-hati," ajaknya.

Bila mencium bau belerang atau gas yang diduga beracun, kata dia, mereka harus segera turun dari lokasi penambangan agar tidak membahayakan keselamatan diri.

"Pemerintah kecamatan juga akan memantau aktivitas penambangan batu. Kalau bisa jangan terlalu jauh beraktivitas dekat kawah," katanya.

Akses menuju kawah Tompaluan, kata dia, semakin mudah karena telah dibuka destinasi wisata tidak jauh dan hanya membutuhkan waktu tidak terlalu lama untuk mengakses kawah tersebut.

Dia juga berharap, orang tua mengawasi anak-anak remaja dan pemuda yang biasanya melakukan pendakian serta mengingatkan bahaya letusan gunung api tersebut.

Sebelumnya, pos pengamatan gunung api menyebutkan terjadinya peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Lokon pada beberapa hari belakangan ini.

Meskipun masih berstatus waspada atau level II, masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas di sekitar kawah dalam radius tertentu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.