Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Upaya Pemberantasan Narkotika, UGM Dukung Usulan Satgas Kampus Bebas Narkoba

📅 Selasa, 13 Jun 2023, 00:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Upaya Pemberantasan Narkotika, UGM Dukung Usulan Satgas Kampus Bebas Narkoba Doc: ANTARA/HO-Aspri
Ket. Kampus UGM.

Yogyakarta - Perkuat upaya pemberantasan narkotika. Universitas Gadjah Mada mendukung usulan pembentukan satuan tugas (satgas) khusus untuk memastikan kampus terbebas dari peredaran dan penimbunan narkoba menyusul ditemukannya brankas narkoba di Universitas Negeri Makassar (UNM), Sulawesi Selatan.

"Jika dari peristiwa di UNM kemudian ada keinginan membentuk Satgas Kampus Bebas Narkoba saya rasa itu sangat penting peranannya," ujar Direktur Kemahasiswaan UGM Sindung Tjahyadi melalui rilis Humas UGM di Yogyakarta, Senin.

Usulan tersebut sebelumnya muncul dari Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda yang meminta Kemendikbudristek membentuk satgas khusus menyusul peristiwa itu.

Sindung menilai satgas khusus yang dibentuk akan mendukung terwujudnya kampus bersih dan bebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Satgas tersebut, menurut dia, menjadi tim pencegahan dini agar jangan sampai narkoba masuk lingkungan kampus.

Jika ditemukan mahasiswa pemakai narkoba maka melalui satgas itu bisa dilakukan pendekatan persuasif, katanya.

"Tugas pokok satgas khusus adalah melaksanakan kegiatan penanganan secara terpadu terhadap pemberantasan, pencegahan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika," kata dia.

Terkait usulan tersebut, menurut Sindung, UGM selama ini telah memiliki Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Gerakan Jauhi Bahaya Narkoba dan Rokok (Rajabandar).

UKM Rajabandar yang dibentuk sejak 2014 ini merupakan kegiatan yang semula kegiatan Unit Pencegahan dan Penanggulangan Narkoba (UP2N).

Dengan upaya tersebut, ia berharap tercipta perkuliahan yang bebas, bersih narkoba, meningkatkan performa belajar mahasiswa, capaian akademiknya, menciptakan hubungan yang sehat, dan saling mendukung antarmahasiswa.

"Meski begitu untuk pengawasan dan pencegahan tetap menjadi tanggung jawab bersama semua civitas akademika, semua dilibatkan baik tenaga pendidik (dosen), tenaga pendidikan, dan mahasiswa," kata dia.

Peristiwa terbongkarnya brankas narkoba di UNM, menurut Sindung, menjadi momentum bagi perguruan tinggi untuk mengingat kembali akan peranannya dalam pencegahan narkoba.

Sebagai sebuah institusi, kata dia, perguruan tinggi memiliki peran memerangi narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (Napza), khususnya pada lingkup kampus.

Menurutnya, komitmen kampus bebas Napza menjadi semangat bersama dalam menjaga Indonesia dari ancaman obat-obatan terlarang itu.

Terkait komitmen itu, menurut Sindung, UGM telah memberikan informasi tentang bahaya narkoba, serta menanamkan jiwa anti narkoba kepada seluruh civitas akademika UGM.

"Selain itu, mengajak seluruh pihak ikut mengawasi apabila ada hal aneh atau transaksi yang mencurigakan atau perubahan perilaku orang sekitar kampus," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.