Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

289 Kepala Daerah se-Indonesia Hadiri Pekan Nasional Tani Nelayan XVI

📅 Sabtu, 10 Jun 2023, 08:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
289 Kepala Daerah se-Indonesia Hadiri Pekan Nasional Tani Nelayan XVI Doc: ANTARA/Dok Adpim Sumbar
Ket. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (tiga dari kiri) bersama Gubernur Sumbar, Mahyeldi (dua dari kiri) di Padang, Sumbar, Sabtu.

PADANG - Sebanyak 289 kepala daerah masing-masing 29 gubernur/wakil gubernur dan 260 bupati/wali kota se-Indonesia menghadiri pembukaan Pekan Nasional (Penas) Tani Nelayan XVI di Padang, Sumatera Barat pada 10-15 Juni 2023

"Semua sudah berada di Padang dan bergerak menuju Lapangan Udara Sutan Sjahrir yang menjadi lokasi pembukaan," kata Ketua Panitia Daerah Penas Tani Nelayan XVI, Hansastri di Padang, Sabtu (10/6).

Selain kepala daerah, kata dia, para petani dan nelayan yang hadir terkonfirmasi sekitar 25 ribu orang dari berbagai provinsi di Indonesia termasuk para petani dan nelayan dari Sumbar.

"Itu masih di luar jumlah pendamping dan ofisial yang diperkirakan sekitar lima ribu orang," katanya..

Ia mengatakan persiapan pelaksanaan juga sudah maksimal hingga 100 persen, mulai dari panggung utama, stand-stand pameran produk pertanian, hingga gelar teknologi.

Hansastri mengatakan keseriusan Sumbar untuk menyukseskan Penas Tani Nelayan itu menjadi bukti Sumbar siap untuk menjadi tuan rumah bagi kegiatan-kegiatan tingkat nasional maupun internasional.

"Kita memang berharap semakin banyak kegiatan nasional dan internasional yang digelar di Sumbar. Kita siap dari semua hal termasuk ketersediaan hotel dan penginapan," katanya.

PenasTani Nelayan 2023 berlangsung selama lima hari 10 sampai 15 Juni 2023. Petani dan nelayan dari Sumbar diharapkan bisa memaksimalkan momentum itu untuk meningkatkan wawasan dan jaringan guna mengembangkan usaha.

Termasuk di dalamnya untuk para petani milenial yang akan menjadi ujung tombak keberhasilan sektor pertanian masa depan.

"Gelar teknologi yang dilaksanakan pada PenasTani dan Nelayan itu bisa menjadi inspirasi bagi petani milenial untuk mengembangkan potensi diri," demikianHansastri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Olahraga
Formula 1: Antonelli Harus ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.