Singapura Siapkan Investasikan $7,4 Miliar untuk 'Cetak Biru Digital' Baru

Jumat, 09 Jun 2023, 14:12 WIB

SINGAPURA - Menteri Komunikasi dan Informasi Singapura Josephine Teo, baru-baru ini mengumumkan proyek ambisius, Cetak Biru Konektivitas Digital, yang akan membentuk kembali infrastruktur konektivitas digital negara tersebut dalam dekade berikutnya. Pada 2033, kata Teo, Singapura akan menggandakan jumlah fasilitas kabel bawah laut untuk meningkatkan konektivitas antara negara, Asia, dan seluruh dunia.

Dikutip dari TechSpot, Singapura sudah berfungsi sebagai "pusat konektivitas" untuk Asia Tenggara ke dunia berkat 25 kabel bawah lautnya dan tiga lokasi pendaratan yang diselenggarakan oleh negara tersebut. Fasilitas baru akan membutuhkan investasi 7,4 miliar dolar AS, sebagian besar berasal dari sektor swasta. Rencana investasi besar lainnya, antara 7,4 miliar dolar AS dan 8,9 miliar dolar AS, akan berfokus pada pengembangan pusat data yang ramah lingkungan dan ramah lingkungan.

Ket. Foto: Singapura mendanai "cetak biru digital" baru untuk meningkatkan infrastruktur internet dan teknologinya. Negara-kota ini ingin menegaskan kembali posisinya sebagai ekonomi terbuka yang terhubung ke kawasan Asia dan dunia, dan akan memasang lebih banyak kabel di dasar laut. — Sumber: Istimewa

Menurut Teo, lokasi kabel bawah laut baru dan pusat data hijau tidak hanya untuk meningkatkan infrastruktur digital yang tersedia saat ini.

"Singapura tidak akan membangun lebih dari yang sama, pada kapasitas baru untuk aplikasi digital baru yang tidak dapat dilakukan dengan bandwidth internet yang tersedia saat ini," ungkapnya.

"Pemrosesan intensif data, penggunaan AI yang berat, dan teknologi generasi berikutnya lainnya akan membutuhkan infrastruktur keras yang benar-benar baru yang dirancang untuk menahan beban yang meningkat dengan baik," kata pihak berwenang Singapura.

Berkat lokasi geopolitiknya, negara ini akan terus menjadi salah satu stasiun pendaratan kabel bawah laut terpenting di dunia.

Menurut para analis, fasilitas pendaratan kabel yang baru, dan keseluruhan inisiatif cetak biru digital, diharapkan dapat menarik lebih banyak investasi dalam kabel internet, kata . Selain itu, memiliki kebijakan transparan terkait stasiun pendaratan kabel, lisensi yang mudah, dan pedoman perlindungan privasi yang jelas perlu ikut berperan agar seluruh rencana pendanaan berhasil.

Langkah-langkah tambahan yang termasuk dalam cetak biru digital Singapura menyerukan peningkatan infrastruktur keras domestik untuk mendukung kecepatan internet 10 gigabit dalam lima tahun ke depan, peningkatan bandwidth sepuluh kali lipat dari Nationwide Broadband Network (NBN) negara itu untuk koneksi serat ultra cepat, dan alokasi spektrum baru untuk jaringan Wi-Fi dan 5G yang lebih cepat.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.