Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Minta Masyarakat Waspadai Gelombang Tinggi hingga Empat Meter di Selat Bali

📅 Jumat, 09 Jun 2023, 13:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG Minta Masyarakat Waspadai Gelombang Tinggi hingga Empat Meter di Selat Bali Doc: antarafoto
Ket. Selat Bali

DENPASAR - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait gelombang laut dengan ketinggian hingga empat meter di Selat Bali yang merupakan jalur penyeberangan Bali-Jawa hingga 11 Juni 2023.

"Angin diperkirakan bertiup dari timur-tenggara dengan kecepatan hingga 38 kilometer per jam," kata Kepala BMKG Wilayah III Denpasar Cahyo Nugroho di Denpasar, Bali, Jumat (9/6).

Berdasarkan pengamatan BMKG, kondisi cuaca di Bali disebabkan oleh suhu muka laut berkisar 26-30 derajat Celcius dan masa udara basah terkonsentrasi dari lapisan permukaan hingga lapisan 200 milibar atau 12 ribu meter.

Selain di Selat Bali, potensi ketinggian gelombang hingga empat meter juga diperkirakan terjadi di Selat Lombok yang merupakan jalur penyeberangan Bali-Lombok, NTB.

Pihaknya meminta masyarakat, nelayan dan pelaku wisata bahari untuk mewaspadai potensi gelombang laut tinggi, di antaranya Selat Badung diperkirakan hingga 2,5 meter dengan kecepatan angin hingga 15 knot atau 27 kilometer per jam.

Selat Badung merupakan jalur penyeberangan dari Denpasar menuju Pulau Nusa Penida di Kabupaten Klungkung, perlintasan kapal penumpang tujuan Indonesia Timur dan kawasan wisata bahari.

Adapun kawasan wisata perairan yang memiliki ketinggian gelombang yang perlu diwaspadai, di antaranya Nusa Dua di Kabupaten Badung hingga 3,5 meter, kemudian Tanah Lot dan Kuta yang diperkirakan hingga 2,5 meter dan Sanur hingga dua meter.

Sedangkan perairan selatan Bali Samudera Hindia juga perlu diwaspadai, karena diperkirakan memiliki ketinggian hingga enam meter.

BMKG menyebutkan kondisi angin dan gelombang laut yang berisiko tinggi terhadap keselamatan berlayar, yakni perahu nelayan apabila kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter.

Kapal tongkang apabila kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter, kapal feri apabila kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.