Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bendungan Hancur, Ukraina Bisa Kehilangan Jutaan Ton Hasil Panen

📅 Jumat, 09 Jun 2023, 15:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bendungan Hancur, Ukraina Bisa Kehilangan Jutaan Ton Hasil Panen Doc: ANTARA/REUTERS/Vladyslav Smilianets
Ket. Sejumlah rumah terendam banjir setelah bendungan Nova Kakhovka jebol di Kherson, Ukraina (8/6/2023). Sekitar 600 kilometer persegi dari wilayah Kherson di Ukraina selatan terendam air setelah penghancuran bendungan PLTA Nova Kakhovka pada Selasa (6/6).

KIEV - Ukraina dapat kehilangan jutaan ton hasil panen dampak dari banjir yang terjadi akibat penghancuran bendungan Kakhova di bagian selatan negara itu, kata Kementerian Pertanian Ukraina pada Kamis (9/6).

"Tanpa adanya sumber pasokan air, tidak mungkin untuk menumbuhkan sayur-sayuran. Tanaman biji-bijian dan biji minyak nabati akan ditanam dengan menggunakan model ekstensif dengan hasil panen rendah," kata kementerian tersebut melalui sebuah pernyataan.

Kementerian menyatakan penghancuran bendungan akan membanjiri puluhan ribu hektare lahan pertanian di Ukraina selatan serta dapat mengubah sedikitnya 500.000 hektare lahan yang tidak teririgasi menjadi "gurun".

Kementerian juga mengemukakan bahwa lahan yang kebanjiran akan memerlukan penilaian penuh agro-ekologi dari kondisi tanah dan dalam banyak kasus dibutuhkan penerapan metode pemulihan tanah secara khusus.

Selain itu, disebutkan pula bahwa sayur-sayuran, melon, biji-bijian dan biji minyak nabati merupakan produk-produk utama yang ditumbuhkan di lahan yang terdampak tersebut.

Ukraina juga merupakan penghasil dan eksportir utama dari biji-bijian dan biji minyak nabati di dunia.

Penghancuran bendungan pada Selasa, yang membuat Ukraina dan Rusia saling menyalahkan, juga membuat kondisi menjadi tidak memungkinkan untuk menavigasi bagian dari Sungai Dnipro dan mencabut Kiev dari rute ekspor pertanian yang penting, kata otoritas pelayaran.

Menteri Pertanian Mykola Solsky menyatakan bahwa kerugian sektor pertanian dapat lebih besar dari yang sebelumnya diperkirakan, karena bencana tersebut menimbulkan kerusakan irigasi selama "bertahun-tahun".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.