Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Deteksi 10 Titik Panas di Kaltim

📅 Rabu, 07 Jun 2023, 22:28 WIB | Oleh:
BMKG Deteksi 10 Titik Panas di Kaltim Doc: Antara/HO Pusdalops Kabupaten PPU
Ket. Ilustrasi - Tim Pusdalops BPBD Kabupaten Penajam Paser Utara, memadamkan api pada 2021, setelah mendapat informasi titik panas dari BMKG Balikpapan.

BALIKPAPAN -- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Balikpapan mendeteksi 10 titik panas yang tersebar di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), sehingga semua pihak diajak saling menjaga agar titik panas tak bertambah.

"Sebanyak 10 titik panas tersebut hasil pemantauan sepanjang Selasa (6/6) mulai pukul 01.00 hingga 24.00 WITA," ujar Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan BMKG Balikpapan Diyan Novrida di Balikpapan, Rabu.

Ia mengimbau kepada organisasi perangkat daerah terkait dan lapisan masyarakat Kaltim, untuk selalu waspada dan saling menjaga agar tidak terjadi penambahan titik panas.

Ajakan kepada semua pihak untuk saling menjaga, bisa dilakukan dengan berbagai cara, seperti tidak membuang puntung rokok sembarangan di lahan maupun di hutan yang kering, kemudian mengingatkan warga yang sering bakar-bakar.

Apalagi di Kaltim saat ini mendekati musim kemarau, sehingga akan banyak ranting dan daun kering yang mudah terbakar, lantas petani dan pekebun juga diimbau tidak melakukan pembakaran saat mengelola lahan.

Titik panas merupakan indikator kebakaran hutan atau lahan yang terdeteksi dari suatu lokasi yang memiliki suhu relatif tinggi dibandingkan suhu di sekitarnya.

Ia melanjutkan sebaran 10 titik panas yang terpantau kemarin sudah diinformasikan ke pihak terkait, termasuk ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat agar mendapat tindakan lebih lanjut.

Sehari sebelumnya, Senin (5/6), pihaknya juga mendeteksi sebanyak delapan titik panas di Kaltim yang tersebar di Kaltim, namun kini sudah hilang setelah dilakukan penanganan pihak terkait.

Sedangkan 10 titik panas yang terpantau sepanjang Selasa kemarin, merupakan titik panas baru yang muncul di lokasi berbeda, dengan titik koordinat berbeda pula dari sebelumnya.

Ke-10 titik panas ini tersebar di dua kabupaten yakni di Kabupaten Kutai Timur ada delapan titik yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Bengalon dua titik, Kaubun lima titik, dan Kecamatan Sangkulirang satu titik.

"Kemudian dua titik di Kabupaten Berau yang tersebar di dua kecamatan, yakni Kecamatan Segah dan Gunung Tabur," kata Diyan

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.