Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengagetkan, Ternyata Ini Penyebab Harga Minyak Terus Naik

📅 Sabtu, 03 Jun 2023, 06:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mengagetkan, Ternyata Ini Penyebab Harga Minyak Terus Naik Doc: ANTARA/Shutterstock
Ket. Ilustrasi - Pertumbuhan grafis dan rig minyak. Harga minyak naik.

New York - Mengagetkan, harga minyak mentah berjangka memperpanjang kenaikannya pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), setelah Kongres AS meloloskan kesepakatan plafon utang yang mencegah gagal bayar di konsumen minyak terbesar di dunia dan data pekerjaan memicu harapan untuk kemungkinan jeda dalam kenaikan suku bunga Federal Reserve.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli bertambah 1,64 dolar AS atau 2,34 persen, menjadi menetap di 71,74 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Agustus terangkat 1,85 dolar AS atau 2,49 persen, menjadi ditutup pada 76,13 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Penutupan tersebut merupakan yang tertinggi sejak 26 Mei untuk WTI dan 29 Mei untuk Brent. Untuk minggu ini, kedua kontrak turun sekitar 1,0 persen, kerugian mingguan pertama mereka dalam tiga minggu terakhir.

Baik Senat AS maupun Dewan Perwakilan Rakyat mengesahkan undang-undang untuk menangguhkan plafon utang pemerintah AS hingga 1 Januari 2025, yang pada dasarnya menghilangkan ketidakpastian seputar kemungkinan gagal bayar utang AS.

Selain itu, Amerika Serikat menambahkan 339.000 penggajian non-pertanian pada Mei, lebih tinggi dari perkiraan konsensus 190.000 dan 294.000 pada April, menurut data yang dikeluarkan oleh Biro Statistik Tenaga Kerja AS pada Jumat (2/6/2023).

Harga minyak mentah berakhir dengan kuat minggu ini setelah laporan pekerjaan AS menunjukkan ekonomi belum siap menuju resesi, kata Edward Moya, analis pasar senior di OANDA, pemasok layanan perdagangan daring multi-aset.

Dengan minyak pada tingkat yang tidak nyaman untuk sebagian besar negara penghasil energi, tidak ada yang mau kekurangan minyak mentah menjelang pertemuan akhir pekan oleh Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan mitranya, tambah Moya.

OPEC dan mitranya dijadwalkan mengadakan pertemuan tatap muka tingkat tinggi pada Minggu (4/6/2023) dengan kebijakan produksi minyak sebagai topik utama.

Grup tersebut pada April mengumumkan pengurangan produksi yang mengejutkan sebesar 1,16 juta barel per hari, tetapi kenaikan harga yang dihasilkan telah terhapus dan minyak mentah diperdagangkan di bawah tingkat pemotongan sebelumnya.

"Tidak ada yang mau kekurangan minyak mentah menjelang pertemuan OPEC+ akhir pekan. ... Pedagang tidak boleh meremehkan apa yang akan dilakukan dan pengaruh Saudi selama pertemuan OPEC+," kata Edward Moya, analis pasar senior di perusahaan data dan analitik OANDA.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Mutasi Polri, Pejabat Divpr...
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.