Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berita Terbaru, Taiwan dan AS Tanda Tangani Kesepakatan Pertama Kerangka Perdagangan Baru

📅 Jumat, 02 Jun 2023, 00:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Berita Terbaru, Taiwan dan AS Tanda Tangani Kesepakatan Pertama Kerangka Perdagangan Baru Doc: ANTARA/REUTERS/Tyrone Siu
Ket. Foto Dokumen: Bendera Taiwan dan AS dipasang untuk pertemuan di Taipei, Taiwan pada 27 Maret 2018.

Taipei - Berita terbaru, Taiwan dan Amerika Serikat akan menandatangani kesepakatan pertama di bawah kerangka pembicaraan perdagangan baru pada Kamis,.

Kedua pemerintah komitmen meningkatkan hubungan pada saat ketegangan meningkat dengan Tiongkok atas pulau yang diperintah secara demokratis itu.

Taiwan dan Amerika Serikat memulai pembicaraan di bawah apa yang disebut Inisiatif AS-Taiwan pada Perdagangan Abad 21 Agustus lalu, setelah Washington mengecualikan Taiwan dari inisiatif perdagangan pan-Asia yang lebih besar, Kerangka Ekonomi Indo-Pasifik.

Kantor Perundingan Perdagangan Taiwan mengatakan dalam sebuah pernyataan singkat bahwa perjanjian pertama di bawah kerangka itu akan ditandatangani di Washington pada Kamis pagi waktu AS, tetapi tidak memberikan rincian lainnya.

Kantor Perwakilan Dagang AS (USTR) mengatakan Wakil Perwakilan Dagang Amerika Serikat Sarah Bianchi akan menghadiri acara tersebut, tetapi juga tidak menjelaskan lebih lanjut.

Bulan lalu, kedua belah pihak mencapai kesepakatan pada bagian pertama dari inisiatif perdagangan mereka, yang mencakup prosedur kepabeanan dan perbatasan, praktik regulasi, dan usaha kecil.

Setelah perjanjian awal ditandatangani, negosiasi akan dimulai pada bidang perdagangan lain yang lebih rumit termasuk pertanian, perdagangan digital, standar tenaga kerja dan lingkungan, badan usaha milik negara, serta kebijakan dan praktik non-pasar, kata USTR sebelumnya.

Pakta itu diperkirakan tidak akan mengubah tarif barang, tetapi para pendukung mengatakan itu akan memperkuat ikatan ekonomi antara Amerika Serikat dan Taiwan, membuka pulau itu untuk lebih banyak ekspor AS, dan meningkatkan kemampuan Taiwan untuk melawan paksaan ekonomi dari Tiongkok.

Beijing mengecam pembicaraan perdagangan seperti halnya dengan semua bentuk keterlibatan tingkat tinggi antara Taiwan, yang diklaimnya sebagai wilayahnya sendiri, dengan Amerika Serikat.

Taiwan dengan tegas menolak klaim kedaulatan Tiongkok, yang Beijing coba menekan Taipei melalui kegiatan militer berulang kali termasuk latihan perang di sekitar pulau itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

28 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
Luar Negeri
Gempa Tibet Tewaskan 16 Ora...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.