- Home
-
- Luar Negeri
-
- WWF Sebut Perlu Lebih Bany...
WWF Sebut Perlu Lebih Banyak Aksi untuk Tangani Polusi Plastik
Selasa, 30 Mei 2023, 01:20 WIBJENEWA - Lebih banyak aksi diperlukan untuk menangani polusi plastik, demikian disampaikan oleh Kepala Kebijakan Plastik Global World Wide Fund for Nature (WWF), Eirik Lindebjerg, kepada Xinhua dalam sesi wawancara.
"Produksi dan konsumsi plastik yang berlebihan mencekik sungai-sungai dan lautan kita, membunuh satwa liar, mencemari makanan, udara, dan air kita, dan situasinya semakin buruk," kata Lindebjerg, menekankan urgensi dari isu tersebut menjelang peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2023 dan pembicaraan perjanjian polusi plastik Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Paris.
Seperti dikutip dari Antara, Senin (29/5), Lindebjerg mengatakan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini adalah tentang polusi plastik dan pencarian solusi untuk menghentikan dan mengurangi polusi plastik, yang merupakan salah satu krisis lingkungan global dengan perkembangan dan percepatan tertinggi.
Menurut Program Lingkungan PBB, lebih dari 400 juta ton plastik diproduksi setiap tahunnya, dengan separuhnya dirancang sebagai plastik sekali pakai. Dari jumlah tersebut, kurang dari 10 persen di antaranya didaur ulang. Diperkirakan bahwa 19-23 juta ton plastik berakhir di danau, sungai, dan laut.
Mengikat Secara Legal
Pembicaraan perjanjian polusi plastik PBB, yang bertujuan mengembangkan instrumen mengenai polusi plastik internasional yang mengikat secara legal, akan digelar di Paris pada 29 Mei hingga 2 Juni.
"Ini adalah pertemuan terakhir sebelum kita membahas teks hukum. Oleh karena itu, penting bahwa perwakilan pemerintah datang ke pertemuan ini dengan ambisi besar dan siap untuk menetapkan peraturan dan regulasi global konkret yang diperlukan," kata Lindebjerg.
Perundingan untuk perjanjian itu diperkirakan akan tuntas pada 2024, lanjutnya, seraya menambahkan bahwa para negosiator kini harus menyusun detail teks perjanjian tersebut untuk mengatasi polusi plastik dengan cara yang paling efektif dan adil.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Fikri/Daniel Jadi Runner-Up Swiss Open 2025
-
Olahraga Rekreasi Rinjani Color Run Didominasi Kalangan Gen Z hingga Babby Boomers
-
Lima Siswa Korban Longsor Ikuti Ujian Sekolah di Kelas Darurat
-
Gubernur Banten sebut penanganan banjir Jabodetabek perlu kolaborasi
-
BPBD Jatim Terjunkan Tim Evakuasi Korban Tanah Longsor Trenggalek
-
Aksi aktivis lingkungan hidup di Surabaya
-
Era Sekarang Masih Ada Pembatasan Kreativitas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.