Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berpotensi Sentuh Level Psikologis

📅 Selasa, 30 Mei 2023, 08:40 WIB | Oleh:
Berpotensi Sentuh Level Psikologis Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Nilai tukar rupiah berpotensi melanjutkan pelemahannya, hari ini (30/5), seiring menguatnya kembali dollar AS. Selain masih dipengaruhi pembahasan soal kenaikan plafon utang pemerintah Amerika Serikat (AS), pelaku pasar juga tengah menanti data ketenagakerjaan di negara tersebut.

Research & Education Coordinator Valbury Asia Futures Nanang Wahyudin memperkirakan kurs rupiah masih mempertahankan area psikologis pelemahan di 15.000 rupiah per dollar AS. Dia memproyeksikan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Selasa (30/5), bergerak di kisaran 14.930-15.020 rupiah per dollar AS.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Senin (30/5), melemah 0,11 persen atau turun 17 poin dari akhir pekan lalu menjadi 14.955 rupiah per dollar AS di tengah penguatan dollar AS.

Pengamat Pasar Uang Ariston Tjendra menganggap ekspektasi kebijakan moneter AS yang masih condong ke kebijakan suku bunga tinggi bisa jadi pendorong penguatan dollar AS terhadap nilai tukar lainnya. "Ekspektasi ini ditopang oleh data ekonomi AS yang membaik dan data indikator inflasi AS yang meninggi," katanya di Jakarta.

Pada Jumat pekan lalu, lanjut dia, data ekonomi AS menunjukkan hasil yang lebih baik dari ekspektasi. Misalnya, data indikator inflasi PCE Price Index yang menunjukkan kenaikan dari 4,2 persen menjadi 4,4 persen pada April 2023.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

23 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

32 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
Olahraga
Formula 1: Antonelli Harus ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.